Kisah Pangeran Diponegoro Tak Berdaya Lihat Harta Benda Keraton Yogyakarta Dijarah Tentara Inggris

Selasa, 26 Desember 2023 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Sisanya uang itu dikirim ke Benggala sehingga anggota pasukannya dapat mengirim wesel untuk keluarga-keluarga mereka di India. Menurut Babad jatuhnya Yogyakarta, bala tentara Inggris dan Sepoy terlalu besar kasar dalam melaksanakan tugas mereka.

Para pangeran dan pejabat senior keraton dipaksa untuk menyerahkan keris mereka yang dihiasi batu-batu permata. Bahkan Keputren istana juga digeledah untuk dicari perhiasannya. Pangeran Diponegoro pun tak bisa berbuat banyak dengan apa yang terjadi di istana, karena memang ia tinggal di luar istana.

Beruntung tidak ada insiden perkosaan terhadap perempuan-perempuan di keraton seperti halnya yang terjadi saat jatuhnya Plered dan Kartasura. Namun kekerasan tetaplah terjadi, satu-satunya perwira Inggris bahkan tewas dalam serangan itu. Ia menerima tusukan mematikan dari seorang perempuan di istana, yang secara kasar ingin dia boyong sebagai barang rampasan.

Penjarahan habis-habisan atas Keraton Yogya berlangsung empat hari penuh. Babad jatuhnya Yogya menggambarkan adanya arus barang-barang jarahan yang tiada henti diangkut ke kediaman Residen dengan pedati dan kuli-kuli panggul.

Tak hanya itu berset-set perangkat wayang kulit, alat musik gamelan-gamelan keraton dan arsip-arsip turut diangkut pergi. Di antara barang-barang terakhir yang diangkut termasuk catatan-catatan akta tanah dan naskah-naskah berharga milik keraton, kecuali satu kitab suci umat islam Alquran yang dihiasi kaligrafi dengan indah dibiarkan tetap tinggal. Hal ini karena dianggap itu bukan bagian dari budaya Hindu Buddha Jawa yang adiluhung.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Rumah Dijarah Hingga...
Rumah Dijarah Hingga Kosong, Uya Kuya Tegas Tak Mau Jual karena Nilai Sejarah
Sahroni Memaafkan Penjarah,...
Sahroni Memaafkan Penjarah, namun Proses Hukum Tetap Berjalan
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau Mania Viral karena Konten Kucing dan Motor
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved