Berdalih Telah Goda Istrinya, Pemuda Ini Aniaya Warga Yogya
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:34 WIB
loading...
Petugas menunjukka dua tersangka curas di Mapolsek Pakem, Senin (10/8/2020). Foto SINDOnews
A
A
A
SLEMAN - Polsek Pakem, Sleman mengamankan dua pemuda pelaku tindak kekerasan dan pencurian di wilayah Pekam, Jumat (7/8/2020). Masing-masing HF (23) warga Pakembinangung, Pakem, Sleman dan DR (23) warga Katekan, Gantiwarno, Klaten.
Mereka ditangkap pada hari yang sama, namun tempat dan waktunya berbeda. HF ditangkap di Jalan Kaliurang, Sabtu (8/8/2020) pukul 08.00 WIB, DR di tangkap di rumahnya, pukul 12.00 WIB. Kedunya sekarang ditahan di Mapolsek Pakem.
Kapolsek Pakem, Sleman, AKP Candra Tulus Widiantoro mengatakan, kasus tersebut berawal saat DS (30), warga Kotagede, Yogyakarta melapor ke Polsek Pakem telah menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh dua lelaki di wilayah Pakem, Jumat (7/8/2020). (Baca: Pelecehan Seksual Berkedok Penelitian, Rektor UNU Yogya: BA Punya Problem Kejiwaan)
Kejadian itu berawal saat DS berkenalan dengan HF di media sosial (medsos) facebook (FB). Di FB itu HF mengaku sebagai perempuan lengkap dengan fotonya. Setelah berkomunikasi intens, HF mengajak DS kopi darat di sebuah penginapan Dusun Wonogiri, Pakembinangun, Pakem, Jumat (7/8/2020).
DS pun tanpa curiga menuju tempat yang disepakati. Beberapa saat setelah sampai di lokasi, datang dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor dan langsung menabrak DS. Dua lelaki itu satu orang mengaku sebagai suami HF. Padahal lelaki itu tidak lain yang mengaku perempuan bernama HF yang mengajak ketemuan.
Mereka ditangkap pada hari yang sama, namun tempat dan waktunya berbeda. HF ditangkap di Jalan Kaliurang, Sabtu (8/8/2020) pukul 08.00 WIB, DR di tangkap di rumahnya, pukul 12.00 WIB. Kedunya sekarang ditahan di Mapolsek Pakem.
Kapolsek Pakem, Sleman, AKP Candra Tulus Widiantoro mengatakan, kasus tersebut berawal saat DS (30), warga Kotagede, Yogyakarta melapor ke Polsek Pakem telah menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh dua lelaki di wilayah Pakem, Jumat (7/8/2020). (Baca: Pelecehan Seksual Berkedok Penelitian, Rektor UNU Yogya: BA Punya Problem Kejiwaan)
Kejadian itu berawal saat DS berkenalan dengan HF di media sosial (medsos) facebook (FB). Di FB itu HF mengaku sebagai perempuan lengkap dengan fotonya. Setelah berkomunikasi intens, HF mengajak DS kopi darat di sebuah penginapan Dusun Wonogiri, Pakembinangun, Pakem, Jumat (7/8/2020).
DS pun tanpa curiga menuju tempat yang disepakati. Beberapa saat setelah sampai di lokasi, datang dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor dan langsung menabrak DS. Dua lelaki itu satu orang mengaku sebagai suami HF. Padahal lelaki itu tidak lain yang mengaku perempuan bernama HF yang mengajak ketemuan.
Lihat Juga :