Aksi Brutal Pria di Cipedes Tengah Bandung, Ini Penuturan Korban

loading...
Aksi Brutal Pria di Cipedes Tengah Bandung, Ini Penuturan Korban
Aksi brutal pria tak dikenal merampas ponsel dan menyerang korban menggunakan pisau di Jalan Cipedes Tengah, Cipedes, Sukajadi. Foto/Tangkapan layar video viral di medsos
A+ A-
BANDUNG - Untuk memastikan kabar dan video viral di media sosial (medsos) terkait aksi begal di Gang Arbian, Jalan Cipedes Tengah, Kelurahan Cipede, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat, benar terjadi, personel Unit Reskrim Polsek Sukajadi menyambangi rumah korban Taupan.

Fakta didapatkan, peristiwa penyerangan yang dilakukan pria tak dikenal benar terjadi di Gang Arbian, Jalan Cipedes Tengah, pada Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 01.49 WIB. (BACA JUGA:Brutal! 2 Orang Dibacok Pria Tak Dikenal di Cipedes Tengah Bandung)

Kepada petugas, korban Taupan mengatakan, pada Minggu 9 Agustus 2020 sekitar pukul 01.49 WIB, dirinya hendak menjemput Ernawati, calon istri atau pacar, di depan Gang Arbian, Jalan Cipedes Tengah. (BACA JUGA:Kapolda Jabar Tinjau Lokasi Laka Maut Km 184.300 Tol Cipali)

Sewaktu sedang mengobrol berdua di depan gang tersebut, tiba tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal. "Korban Taupan melihat tiga orang lain menunggu di depan menggunakan dua motor," kata Kasubbag Humas AKP Rahayu Mustikaningsih, Senin (10/8/2020). (BACA JUGA:Ini Identitas Korban Luka Berat dan Ringan Laka Maut di Tol Cipali)

Satu laki-laki tak dikenal tersebut, ujar AKP Rahayu, tiba-tiba menghampiri korban dan pacarnya. Pria itu mengeluarkan senjata tajam jenis belati dan ditodongkan kepada Korban sambil bicara.



"Diam kamu sambil merampas HP (handphone) calon istri korban Taupan," ujar AKP Rahayu menirupkan ucapan pelaku seperti dituturkan korban Taupan.

Korban Taupan dan pacarnya, berteriak begal dan pelaku kabur bersama ketiga temannya yang sudah menunggu. "Kejadian tersebut didengar warga sekitar lalu keluar rumah," tutur Kasubbag Humas.

Akibat kejadian tersebut, ungkap AKP Rahayu, tidak ada korban, baik luka maupun meninggal dunia. Namun korban mengalami kerugian materi berupa atu buah HP yang dibawa kabur pelaku," ungkap AKP Rahayu.

Korban Taupan belum melapor ke polisi karena pacarnya masih syok. Taupan berencana melaporkan kejadian itu pada Senin 10 Agustus 2020, hari ini.
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top