Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Semester I 2020 Masih Tertinggi di Sumatera
Senin, 10 Agustus 2020 - 11:25 WIB
loading...
Meski dihantam pandemi, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan pada Semester I 2020 nyatanya masih tercatat yang tertinggi di Sumatera.
A
A
A
PALEMBANG - Meski dihantam pandemi, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan pada Semester I 2020 nyatanya masih tercatat yang tertinggi di Sumatera.
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumsel Semester I 2020 (c to c) tercatat sebesar 1,75 persen. Meski terkontraksi sebesar -1,37 persen secara year on year, dan terkoreksi sebesar -2,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya namun secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 1,75 persen masih menjadi yang tertinggi dibandingkan 9 provinsi lain di Sumatera.
Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengatakan penurunan itu tidak hanya terjadi di Sumsel tapi hampir di semua daerah.
“Kuncinya ke depan kita akan berupaya menjaga semangat para pelaku usaha mulai dari produsen hingga ke marketing, hingga buyersnya kita jaga agar mereka tetap tumbuh. Artinya aktifitas ekonomi tidak boleh berhenti namun protokol kesehatan tetap selalu kita kedepankan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi padaTriwulan III nanti, Herman Deru mengaku telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya menggandeng instansi yang ada di pemda maupun yang vertikal untuk membelanjakan uang sebanyak-banyaknya.
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumsel Semester I 2020 (c to c) tercatat sebesar 1,75 persen. Meski terkontraksi sebesar -1,37 persen secara year on year, dan terkoreksi sebesar -2,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya namun secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 1,75 persen masih menjadi yang tertinggi dibandingkan 9 provinsi lain di Sumatera.
Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengatakan penurunan itu tidak hanya terjadi di Sumsel tapi hampir di semua daerah.
“Kuncinya ke depan kita akan berupaya menjaga semangat para pelaku usaha mulai dari produsen hingga ke marketing, hingga buyersnya kita jaga agar mereka tetap tumbuh. Artinya aktifitas ekonomi tidak boleh berhenti namun protokol kesehatan tetap selalu kita kedepankan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi padaTriwulan III nanti, Herman Deru mengaku telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya menggandeng instansi yang ada di pemda maupun yang vertikal untuk membelanjakan uang sebanyak-banyaknya.
Lihat Juga :