Perahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak Besar di Tulungagung, 1 ABK Tewas
Rabu, 20 Desember 2023 - 18:22 WIB
loading...
Perahu nelayan Pasuruan pecah di Pantai Niyama, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyebabkan 1 abk tewas. Foto/iNews TV/Anang Agus Faisal
A
A
A
TULUNGAGUNG - Perahu nelayan Pasuruan pecah dan terdampar di Pantai Niyama, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (20/12/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya satu nelayan atas nama Mohammad Yasin meninggal dunia.
Sedangkan satu nelayan lainnya Suhaimi masih belum ditemukan hingga kini. ”Ada tujuh warga Pasuruan yang mengalami kecelakaan kapal di Pantai Teluk Popoh,” kata Kapolsek Besuki AKP Haryono kepada wartawan, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga: Kapal Tergulung Ombak, Lima Nelayan Pangandaran Hilang di Perairan Batu Bodas
Kecelakaan laut tersebut bermula saat Kapal Motor (KM) Rampok berangkat dari Pelabuhan Popoh berburu ikan layur di seputaran Teluk Popoh dan Sidem. Ketujuh nelayan tersebut yakni Sauri Lirsani, Samsul Arifin, Muhamad Agus, Samsudin, Muhamad Rohim, Suhaimi, dan Yasin.
Ketujuh nelayan tersebut berasal dari Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Mereka menaiki KM Rampok atau Payang. Dari tujuh nelayan tersebut, satu orang hilang bernama Suhaimin, satu meninggal dunia bernama Yasin, dan kritis Muhamad Rohim.
Sedangkan satu nelayan lainnya Suhaimi masih belum ditemukan hingga kini. ”Ada tujuh warga Pasuruan yang mengalami kecelakaan kapal di Pantai Teluk Popoh,” kata Kapolsek Besuki AKP Haryono kepada wartawan, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga: Kapal Tergulung Ombak, Lima Nelayan Pangandaran Hilang di Perairan Batu Bodas
Kecelakaan laut tersebut bermula saat Kapal Motor (KM) Rampok berangkat dari Pelabuhan Popoh berburu ikan layur di seputaran Teluk Popoh dan Sidem. Ketujuh nelayan tersebut yakni Sauri Lirsani, Samsul Arifin, Muhamad Agus, Samsudin, Muhamad Rohim, Suhaimi, dan Yasin.
Ketujuh nelayan tersebut berasal dari Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Mereka menaiki KM Rampok atau Payang. Dari tujuh nelayan tersebut, satu orang hilang bernama Suhaimin, satu meninggal dunia bernama Yasin, dan kritis Muhamad Rohim.
Lihat Juga :