PDIP Kalbar Gelar Pertemuan dengan 75 Kelompok Tani

Minggu, 09 Agustus 2020 - 05:51 WIB
loading...
PDIP Kalbar Gelar Pertemuan...
PDIP Kalbar Gelar Pertemuan dengan 75 Kelompok Tani. Foto/iNewsTV/Faisal Abubakar
A A A
KUBU RAYA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kalimantan Barat ( Kalbar ) Lasarus menyebut PDIP sebagai partai politik yang mendekatkan petani dengan pengambil kebijakan.

Pernyataan itu disampaikan Lasarus saat bertatap muka dengan 75 kelompok tani (poktan) yang tersebar di wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

"Ini (poktan yang hadir) hanya sampel, ya. Nanti akan terus kami undang poktan yang lain terus. Ini kami lakukan semata-mata untuk mendekatkan petani dengan pengambil kebijakan, supaya pengambil tahu apa sih yang diperlukan petani hari ini," kata dia di Balai Benih PDIP Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (8/8/2020). (Baca juga: Gerindra dan PDIP Kembali Mesra, Spekulasi Koalisi di 2024 Dinilai Cukup Logis )

Klaim Lasarus soal partainya yang mendekatkan petani dengan pengambil kebijakan dibuktikan dengan menemukan para petani dengan sejumlah wakil rakyat yang berasal dari PDIP. Wakil rakyat yang dihadirkan pun betul-betul yang membidangi urusan pertanian, di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari, Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah dan sejumlah legislator lainnya. Dirinya bahkan turut mendatangkan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo dan Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi pada kesempatan tersebut. (Baca juga: 'Si Melon' Langka, Ratusan Warga Kubu Raya Harus Rela Mengantri )

Lasarus lalu menerangkan bahwa tujuan partainya menemukan petani dengan para pemangku kepentingan ialah untuk mencarikan solusi atas beberapa permasalahan yang selama ini membelit petani. Dari mulai pembibitan, pemupukan pemeliharaan, hingga masa panen. Selepas pertemuan ini, lanjut dia, para petani juga masih akan mendapatkan pendampingan dari PDIP melalui para ahli pertanian di Balai Benih PDIP Kalbar.

"Kami di Balai Benih ini kan tidak sekadar pamer tanaman saja. Lebih dari itu, kami ingin bagaimana Balai Benih betul-betul bisa jadi pusat informasi dan edukasi yang berkaitan dengan pertanian, seperti yang dimulai hari ini. Kami undang kelompok-kelompok tani, kami kasih edukasi dengan mendatangkan pakarnya. Kalau mereka mengundang pakar datang ke tempat masing-masing kan tidak murah, untuk ganti biaya transportasi saja udah berapa. Mau berapa lagi mereka butuh biaya," kata Lasarus.

Ketua Komisi V DPR RI ini mengharapkan agar inovasi yang dimulai partainya pada hari ini bisa mendatangkan banyak manfaat bagi para petani. Lasarus juga berharap agar profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata dan semakin diminati oleh anak-anak muda.

"Nanti akan kami undang pihak lain. Kami panggil ahli-ahlinya untuk memberikan pembekalan soal bagaimana menjaga kualitas produk tetap bagus, kami carikan pasarnya dan seterusnya. Semuanya ini kami lakukan supaya profesi petani tidak lagi dianggap pekerjaan yang di bawah, tetapi seperti di luar negeri yang profesi petani itu sangat terhormat. Kita mulai menuju situ agar bagaimana petani menjadi profesi yang terhormat," pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
PDIP Temukan Ketidaksingkronan...
PDIP Temukan Ketidaksingkronan Data untuk Pemulihan Bencana Sumatera
PDIP Ngegas ke Menteri...
PDIP Ngegas ke Menteri PU: Jalan Rusak Parah, Warga di Pelosok Terpaksa Gotong Jenazah
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Berita Terkini
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved