Awan Panas 8 Kali Meluncur dari Puncak Gunung Merapi, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Abu
Jum'at, 08 Desember 2023 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Awan panas guguran terakhir, terjadi pada pukul 15.48 WIB, berdurasi 123 detik, dengan amplitudo maksimal 72 mm. "Jarak luncur 3.500 meter, arah barat daya atau Kali Krasak. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan. Hingga saat ini Gunung Merapi masih level III atau siaga," tutur Kepala BPPTKG, Agus Budi Santosa.
Baca juga: Memilukan! Ibu dan Anak Balita Tewas tertimbun Longsor di Tapanuli Utara
Akibat awan panas guguran tersebut, sejumlah wilayah di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, diguyur hujan abu vulkanik diserta hujan air. Yakni, Desa Mangunsoko, Desa Krijing, Desa Sengi, Desa Paten, Desa Sewukan, Desa Banyudono, dan Desa Sumber. Selain itu, juga ada Desa Krogowanan, dan Desa Gantang, di Kecamatan Sawangan.
Hujan abu vulkanik sebagai dampak awan panas guguran dari Gunung Merapi tersebut, juga dilaporkan terjadi di sisi barat laut dan utara Gunung Merapi, yakni di Klakah, Tlogolele, Selo, Jrakah, dan Stabelan, yang masuk wilayah Kabupaten Boyolali.
Baca juga: Memilukan! Ibu dan Anak Balita Tewas tertimbun Longsor di Tapanuli Utara
Akibat awan panas guguran tersebut, sejumlah wilayah di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, diguyur hujan abu vulkanik diserta hujan air. Yakni, Desa Mangunsoko, Desa Krijing, Desa Sengi, Desa Paten, Desa Sewukan, Desa Banyudono, dan Desa Sumber. Selain itu, juga ada Desa Krogowanan, dan Desa Gantang, di Kecamatan Sawangan.
Hujan abu vulkanik sebagai dampak awan panas guguran dari Gunung Merapi tersebut, juga dilaporkan terjadi di sisi barat laut dan utara Gunung Merapi, yakni di Klakah, Tlogolele, Selo, Jrakah, dan Stabelan, yang masuk wilayah Kabupaten Boyolali.
(eyt)
Lihat Juga :