Terungkap! Eks Kasat Narkoba Lampung Kena Prank Fredy Pratama Kirim Sabu Palsu
Kamis, 07 Desember 2023 - 10:28 WIB
loading...
Orang kepercayaan Fredy Pratama Muhammad Rivaldo Miliandri G Silondae alias Kif, operator distribusi narkoba dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa. Foto/Istimewa
A
A
A
LAMPUNG - Terdakwa mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Andri Gustami ternyata pernah meloloskan sabu-sabu palsu seberat 12 kilogram melalui Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Sabu-sabu palsu itu dikirim oleh jaringan gembong narkoba Fredy Pratama untuk menguji kesungguhan Andri Gustami yang baru bergabung dalam jaringan internasional tersebut.
Hal itu diungkap Muhammad Rivaldo Miliandri G Silondae alias Kif merupakan kepercayaan Fredy Pratama saat menjadi saksi dalam persidangan terdakwa Andri Gustami. KIF merupakan operator wilayah barat mengatur distribusi narkoba dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
Baca Juga: Bareskrim Ungkap Mertua Fredy Pratama Kartel Narkoba di Thailand
”Awalnya kami ngetes dia (terdakwa Andri Gustami) kirim (sabu palsu) seberat dua belas kilo berhasil,” kata KIF.
KIF mengungkapkan, awalnya dia diberitahu oleh Fredy Pratama bahwa ada Polisi Lampung yang ingin berkoordinasi terkait pengiriman narkoba. Sehingga disetujui dan dilakukan uji coba dengan mengirimkan sabu-sabu palsu.
Sabu-sabu palsu itu dikirim oleh jaringan gembong narkoba Fredy Pratama untuk menguji kesungguhan Andri Gustami yang baru bergabung dalam jaringan internasional tersebut.
Hal itu diungkap Muhammad Rivaldo Miliandri G Silondae alias Kif merupakan kepercayaan Fredy Pratama saat menjadi saksi dalam persidangan terdakwa Andri Gustami. KIF merupakan operator wilayah barat mengatur distribusi narkoba dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
Baca Juga: Bareskrim Ungkap Mertua Fredy Pratama Kartel Narkoba di Thailand
”Awalnya kami ngetes dia (terdakwa Andri Gustami) kirim (sabu palsu) seberat dua belas kilo berhasil,” kata KIF.
KIF mengungkapkan, awalnya dia diberitahu oleh Fredy Pratama bahwa ada Polisi Lampung yang ingin berkoordinasi terkait pengiriman narkoba. Sehingga disetujui dan dilakukan uji coba dengan mengirimkan sabu-sabu palsu.
Lihat Juga :