Gempar! Kuburan Baru Dikoyak Binatang, Kain Kafan Ditemukan Penuh Belatung
Sabtu, 02 Desember 2023 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebut jika Perangkat Kalurahan itu mendapat laporan dari warga. Setelah itu, dirinya langsung mendatangi kuburan untuk mengecek informasi tersebut.
Baca juga: Misteri Wisma Tumapel, Bangunan Angker Tempat Penginapan Petinggi Belanda
Selanjutnya saat dicek ternnyata memang benar ada gundukan tanah baru yang telah dikoyak binatang. Kuburan itu hanya dikelilingi batu putih.
Namun kuburan tersebut sudah dalam keadaan rusak dan kondisi gundukan tanah sudah diobrak-abrik binatang. Bungkusan kain kafan yang terkubur di dalam tanah sudah terburai ke luar tanah di dalamnya sudah banyak belatung.
"Tak hanya itu, di dalam kain kafan tersebut juga terdapat beberapa uang logam," ungkapnya.
Kuburan tersebut rusak diduga karena dikoyak oleh binatang sejenis anjing. Binatang tersebut diduga telah mengambil bangkai yang ada di dalamnya untuk dimakan. Namun bangkai apa, dia tidak mengetahuinya.
Dia menduga jika binatang yang merusak kuburan tersebut adalah anjing peliharaan warga setempat. Karena di dusun tersebut belum ada sejarah ditemukan hewan buas masuk ke perkampungan.
Baca juga: Misteri Wisma Tumapel, Bangunan Angker Tempat Penginapan Petinggi Belanda
Selanjutnya saat dicek ternnyata memang benar ada gundukan tanah baru yang telah dikoyak binatang. Kuburan itu hanya dikelilingi batu putih.
Namun kuburan tersebut sudah dalam keadaan rusak dan kondisi gundukan tanah sudah diobrak-abrik binatang. Bungkusan kain kafan yang terkubur di dalam tanah sudah terburai ke luar tanah di dalamnya sudah banyak belatung.
"Tak hanya itu, di dalam kain kafan tersebut juga terdapat beberapa uang logam," ungkapnya.
Kuburan tersebut rusak diduga karena dikoyak oleh binatang sejenis anjing. Binatang tersebut diduga telah mengambil bangkai yang ada di dalamnya untuk dimakan. Namun bangkai apa, dia tidak mengetahuinya.
Dia menduga jika binatang yang merusak kuburan tersebut adalah anjing peliharaan warga setempat. Karena di dusun tersebut belum ada sejarah ditemukan hewan buas masuk ke perkampungan.
Lihat Juga :