Cegah Kematian Bayi, FIK UI Edukasi Warga Sukabumi Soal Penghitungan Gerak Janin

Kamis, 30 November 2023 - 10:21 WIB
loading...
Cegah Kematian Bayi,...
Tim Pengabdian Masyarakat FIK UI menyampaikan materi penghitungan gerak janin kepada warga Cicantayan, Sukabumi, Jawa Barat. Foto/FIK UI
A A A
SUKABUMI - Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) memberikan edukasi mengenai gerak janin kepada warga Cicantayan, Sukabumi, Jawa Barat. Edukasi ini dilakukan untuk mencegah kematian bayi.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FIK UI Wiwit Kurniawati menjelaskan, pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan janin melalui penghitungan gerak.

Baca juga: FIK UI Edukasi Pencegahan HIV dan Kesehatan Reproduksi kepada Remaja dengan Permainan Rama Shinta

"Kematian bayi, pada bulan pertama setelah lahir atau dikenal sebagai kematian neonatal, dapat dicegah dengan melakukan pemantauan kesejahteraan janin selama kehamilan," katanya, Rabu (28/11/2023).

Oleh karena itu, FIK UI mengambil langkah nyata dengan mengajak kader kesehatan dan ibu hamil untuk terlibat aktif dalam penghitungan gerak janin.

"Tim pengabdian menyampaikan pentingnya menghitung gerak janin sebagai indikator pertumbuhan dan perkembangan janin," ujarnya.

Kegiatan yang didukung penuh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) UI, Pemerintah Daerah (Pemda) Sukabumi, serta DPK PPNI RSUI ini FIK UI memberikan edukasi kepada peserta melalui booklet dan poster mengenai tata cara menghitung gerak janin.

Baca juga: Viral, Hamas Rawat Bayi-bayi yang Diambil dari Israel dengan Lembut

"Program ini tidak hanya memberdayakan, tetapi juga memberikan alat praktis berupa kartu pemantauan gerak janin untuk membantu ibu hamil mencatat gerak janin dan mengidentifikasi perubahan yang mungkin terjadi," katanya.



Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan peserta dari kalangan ibu hamil, tetapi juga kader kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan berkolaborasi dalam pemantauan kesejahteraan janin.

Wiwit menyebut kegiatan ini dihadiri Camat dan Kepala Puskesmas Cicantayan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah setempat terhadap program ini.

"Dalam sesi tanya jawab, antusiasme peserta juga terlihat jelas, menunjukkan kebutuhan akan informasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai penghitungan gerak janin," ucapnya.

Pada akhir program, kata Wiwit, diselenggarakan simulasi cara menghitung gerak janin, di mana kader kesehatan dan ibu hamil dapat praktik langsung teknik yang telah diajarkan.

Salah satu peserta mengatakan, acara ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Program ini bukan hanya sekadar memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mencegah kematian bayi dengan memberdayakan masyarakat setempat.

"Semoga keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ibu hamil dan janin," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Kolaborasi Dosen dan...
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UNJ Dorong Guru SD Produktif Menulis Karya Ilmiah
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Perkuat Literasi Digital Warga untuk Cegah Penyebaran Hoaks
Rekomendasi
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Berita Terkini
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved