Keterlaluan! Anggota Polisi di Musi Rawas Utara Aniaya Warga saat Razia Motor
Selasa, 28 November 2023 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada dini hari itu, istri dari Aidil Putra atau anak kandung dari korban Darmadi sedang melahirkan di rumah sakit tersebut. "Sekitar jam tiga pagi itu, aku dari rumah sakit mau ke rumah, karena disuruh bidan ngambil air panas, istri aku melahirkan," cerita Aidil Putra.
Baca juga: Memilukan! Istri dan 3 Anak Korban Serangan Brutal KKB Cemas Menanti Pemulangan Jenazah
Sampai di TKP, yang lokasinya tak jauh dari rumahnya, Aidil Putra dicegat oleh Brigpol BR. Saat itu, Brigpol BR menjelaskan, kalau sedang melaksanakan razia, dan meminta agar Aidil Putra menunjukkan surat-surat kendaraannya.
"Katanya dia razia. Razia jam tiga pagi, dia sendirian, pakai baju biasa, aku kenal dengan dia, dia memang polisi, sering dia ikut motor aku mengantar dia ke depan," kata Aidil Putra.
"Aku tergesa-geas, mau mengantar air panas ke rumah sakit, jadi aku telepon bapak (Darmadi), aku bilang aku kena tilang," tambah Aidil Putra. Namun Brigpol BR mengaku tidak mau berurusan dengan Darmadi, dengan mengatakan bukan urusan dia.
"Aku mohon-mohon, tapi kunci motor aku tidak dikasihnya. Sehingga terpaksa memanggil bapak mertua agar membantu. Bapak aku minta tolong supaya kunci motor dikasih, dia (Brigpol BR) bilang sama bapak aku 'siapa kau, sudah tua mau ngurusi ini'. Setelah itu, dia ngajak berkelahi," ujar Aidil Putra.
Darmadi yang bagian mata kirinya terlihat membiru, menceritakan bahwa ia meminta agar Brigpol BR menyerahkan kunci sepeda motor anaknya. Namun setelah sempat bersitegang, ia kemudian dianiaya oleh oknum tersebut. "Dia mukul aku, sekali aku tangkis, kedua kali masih aku tangkis, nah ketiga kena (wajah dekat mata)," ujarnya.
Setelah keributan itu, akhirnya kunci sepeda motor Aidil Putra diserahkan oleh Brigpol BR, lalu dia pergi meninggalkan lokasi dengan mengendarai mobil. "Harapan kami laporan ini diproses hukum," tegas Darmadi.
Baca juga: Memilukan! Istri dan 3 Anak Korban Serangan Brutal KKB Cemas Menanti Pemulangan Jenazah
Sampai di TKP, yang lokasinya tak jauh dari rumahnya, Aidil Putra dicegat oleh Brigpol BR. Saat itu, Brigpol BR menjelaskan, kalau sedang melaksanakan razia, dan meminta agar Aidil Putra menunjukkan surat-surat kendaraannya.
"Katanya dia razia. Razia jam tiga pagi, dia sendirian, pakai baju biasa, aku kenal dengan dia, dia memang polisi, sering dia ikut motor aku mengantar dia ke depan," kata Aidil Putra.
"Aku tergesa-geas, mau mengantar air panas ke rumah sakit, jadi aku telepon bapak (Darmadi), aku bilang aku kena tilang," tambah Aidil Putra. Namun Brigpol BR mengaku tidak mau berurusan dengan Darmadi, dengan mengatakan bukan urusan dia.
"Aku mohon-mohon, tapi kunci motor aku tidak dikasihnya. Sehingga terpaksa memanggil bapak mertua agar membantu. Bapak aku minta tolong supaya kunci motor dikasih, dia (Brigpol BR) bilang sama bapak aku 'siapa kau, sudah tua mau ngurusi ini'. Setelah itu, dia ngajak berkelahi," ujar Aidil Putra.
Darmadi yang bagian mata kirinya terlihat membiru, menceritakan bahwa ia meminta agar Brigpol BR menyerahkan kunci sepeda motor anaknya. Namun setelah sempat bersitegang, ia kemudian dianiaya oleh oknum tersebut. "Dia mukul aku, sekali aku tangkis, kedua kali masih aku tangkis, nah ketiga kena (wajah dekat mata)," ujarnya.
Setelah keributan itu, akhirnya kunci sepeda motor Aidil Putra diserahkan oleh Brigpol BR, lalu dia pergi meninggalkan lokasi dengan mengendarai mobil. "Harapan kami laporan ini diproses hukum," tegas Darmadi.
(eyt)
Lihat Juga :