Warga Singkawang Bertaruh Nyawa, Lintasi Jembatan Ambruk Akibat Banjir
Selasa, 28 November 2023 - 19:06 WIB
loading...
Warga di Kelurahan Pangmilang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, nekat bertaruh nyawa melintasi jembatan yang kondisinya sudah ambruk. Foto/iNews TV/Rizki Kurnia
A
A
A
PONTIANAK - Warga di Kelurahan Pangmilang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, harus bertaruh nyawa melintasi jembatan ambruk. Hal ini terpaksa dilakukan, karena jembatan itu menjadi akses utama penghubung antar wilayah.
Baca juga: Jembatan Gantung Putus, Puluhan Warga Sekadau Jatuh dan Terluka
Para petani, dan pelajar, mengetahui bahanya melintasi jembatan yang abruk akibat diterjang banjir tersebut, tetapi mereka tidak memiliki pilihan untuk mencari jalur alternatif. Jembatan tersebut ambruk pada Sabtu (25/11/2023), akibat diterjang banjir.
Jembatan penghubung antar wilayah itu, kondisinya sudah patah di kedua sisi, dan salah satu sisi sudah jatuh ke dasar sungai, sehingga posisinya menjadi miring. Warga yang hendak melintasinya, harus berhati-hati karena rawan tergelincir.
Baca juga: Batam Gempar! Anggota DPRD Diduga Main Game saat Rapat Paripurna
Salah satu petani dari Kelurahan Pangmilang, Awa Guntoro mengaku, tidak ada pilihan jalur lain sehingga memaksa warga harus melintasi jembatan yang kondisinya telah rusak parah.
![Warga Singkawang Bertaruh Nyawa, Lintasi Jembatan Ambruk Akibat Banjir]()
"Kami terpaksa melintasi jembatan ambruk tersebut, karena merupakan satu-satunya akses jalan untuk menuju wilayah lain. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut. atau paling tidak membangun jembatan darurat," tuturnya.
Baca juga: Memilukan! Istri dan 3 Anak Korban Serangan Brutal KKB Cemas Menanti Pemulangan Jenazah
Ambruknya jembatan di Kelurahan Pangmilang ini, sudah diketaui oleh Pemkot Singkawang. Bahkan petugas dari Pemkot Singkawang, telah mengecek langsung kondisi jembatan ambruk. Mereka juga berjanji akan akan segera memperbaiki jembatan ambruk tersebut.
Baca juga: Jembatan Gantung Putus, Puluhan Warga Sekadau Jatuh dan Terluka
Para petani, dan pelajar, mengetahui bahanya melintasi jembatan yang abruk akibat diterjang banjir tersebut, tetapi mereka tidak memiliki pilihan untuk mencari jalur alternatif. Jembatan tersebut ambruk pada Sabtu (25/11/2023), akibat diterjang banjir.
Jembatan penghubung antar wilayah itu, kondisinya sudah patah di kedua sisi, dan salah satu sisi sudah jatuh ke dasar sungai, sehingga posisinya menjadi miring. Warga yang hendak melintasinya, harus berhati-hati karena rawan tergelincir.
Baca juga: Batam Gempar! Anggota DPRD Diduga Main Game saat Rapat Paripurna
Salah satu petani dari Kelurahan Pangmilang, Awa Guntoro mengaku, tidak ada pilihan jalur lain sehingga memaksa warga harus melintasi jembatan yang kondisinya telah rusak parah.

"Kami terpaksa melintasi jembatan ambruk tersebut, karena merupakan satu-satunya akses jalan untuk menuju wilayah lain. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut. atau paling tidak membangun jembatan darurat," tuturnya.
Baca juga: Memilukan! Istri dan 3 Anak Korban Serangan Brutal KKB Cemas Menanti Pemulangan Jenazah
Ambruknya jembatan di Kelurahan Pangmilang ini, sudah diketaui oleh Pemkot Singkawang. Bahkan petugas dari Pemkot Singkawang, telah mengecek langsung kondisi jembatan ambruk. Mereka juga berjanji akan akan segera memperbaiki jembatan ambruk tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :