Perkuat Spiritual, Tokoh dan Umat Buddha Minta Chattra Candi Borobudur Segera Dipasang
Senin, 27 November 2023 - 07:36 WIB
loading...
Kalangan umat Buddha Indonesia sangat berharap rencana pemasangan chattra atau payung di puncak Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah segera bisa diwujudkan. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Kalangan umat Buddha Indonesia sangat berharap rencana pemasangan chattra atau payung di puncak Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah segera bisa diwujudkan. Pemasangan chattra diyakini akan semakin memperkuat aspek spiritualitas dan menjadi kesempurnaan Borobudur sebagai tempat peribadatan.
Dorongan kuat tersebut diungkapkan sejumlah tokoh dan umat Buddha dalam Dialog Borobudur bertajuk ‘Chattra dalam Sudut Pandang Teologi Buddhis dan Arkeologi’ di kampus Universitas Negeri Malang.
Baca juga: Pemasangan Chattra di Puncak Candi Borobudur, Kemenag Yakin Ada Titik Temu
Dialog dalam rangkaian kegiatan Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) itu juga dihadiri para seniman, budayawan, akademisi dalam dan luar negeri serta sejumlah perwakilan umat Buddha dari berbagai wilayah Indonesia.
Bhante Ditthisampanno Thera, salah satu biksu menilai, chattra sangat dekat dengan pandangan serta ajaran agama Buddha. Secara harfiah, chattra bermakna payung atau pelindung yang merupakan mahkota sehingga dipasang puncak stupa. Selain perlindungan, chattra juga bisa bermakna sebagai bentuk keberanian dan simbol kesucian tahapan spiritualitas.
Dia menjelaskan, Chattra melambangkan kesatuan unsur, sehingga secara spiritual akan memberikan penguatan dan juga pengembangan keyakinan bagi umat Buddha. Dari sisi spiritualitas pemasangan chattra jelas akan menambah kesempurnaan dari Candi Borobudur.
Dorongan kuat tersebut diungkapkan sejumlah tokoh dan umat Buddha dalam Dialog Borobudur bertajuk ‘Chattra dalam Sudut Pandang Teologi Buddhis dan Arkeologi’ di kampus Universitas Negeri Malang.
Baca juga: Pemasangan Chattra di Puncak Candi Borobudur, Kemenag Yakin Ada Titik Temu
Dialog dalam rangkaian kegiatan Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) itu juga dihadiri para seniman, budayawan, akademisi dalam dan luar negeri serta sejumlah perwakilan umat Buddha dari berbagai wilayah Indonesia.
Bhante Ditthisampanno Thera, salah satu biksu menilai, chattra sangat dekat dengan pandangan serta ajaran agama Buddha. Secara harfiah, chattra bermakna payung atau pelindung yang merupakan mahkota sehingga dipasang puncak stupa. Selain perlindungan, chattra juga bisa bermakna sebagai bentuk keberanian dan simbol kesucian tahapan spiritualitas.
Dia menjelaskan, Chattra melambangkan kesatuan unsur, sehingga secara spiritual akan memberikan penguatan dan juga pengembangan keyakinan bagi umat Buddha. Dari sisi spiritualitas pemasangan chattra jelas akan menambah kesempurnaan dari Candi Borobudur.
Lihat Juga :