Aceh Tamiang Sukses Terapkan Sawit Berkelanjutan
Jum'at, 24 November 2023 - 23:39 WIB
loading...
A
A
A
PUPL menjalankan beberapa program teknis, mulai dari peningkatan tata kelola, rantai pasok yang berkelanjutan, dan pembiayaan. Dalam peningkatan tata kelola dan rantai pasok, misalnya, PUPL dan Kesatuan Pengelolaan Hutan III Provinsi Aceh dengan dukungan para mitra swasta.
PUPL sebagai pusat koordinasi yang mengeksekusi kegiatan-kegiatan di lapangan. Dalam kegiatan pendampingan terhadap petani, fokus kegiatan PUPL bukan saja mencegah deforestasi. Tapi, juga melakukan rehabilitasi dan restorasi wilayah hutan yang sudah terlanjur rusak. Dengan terus melakukan pemahaman di kalangan petani, konsep ini pun perlahan mulai diterima.
Baca Juga : Daftar 15 Provinsi dengan Presentase Kenaikan UMP Tertinggi di Indonesia
Untuk mendukung capaian target terkait PPI, YIDH juga melakukan co financing dengan beberapa perusahaan swasta. Pembiayaan ini dilakukan dalam bentuk proyek. Misalnya YIDH dengan Unilever melakukan co financing bersama dan menunjuk mitra pelaksana, yaitu lembaga CSO atau mitra lain di Aceh Tamiang untuk melakukan kegiatan pelatihan bagi petani supaya mereka tersertifikasi. Maka selanjutnya PUPL yang akan mengkoordinasikan proyek tersebut agar terintegrasi dan tidak tumpang tindih.
Ketua Yayasan IDH Nassat Idris mengatakan, di lanskap Aceh sendiri, YIDH mulai mempromosikan konsep pertumbuhan hijau sejak 2018. "Salah satu peran YIDH adalah sebagai perekat yang mencoba mendesain apa yang harus dibangun secara bersama-sama, kemudian konsep tersebut kami konsultasikan dan advokasi sebagai visi bersama dengan berbagai pihak melalui pendekatan produksi, proteksi, dan inklusi (PPI)," ungkap Nassat.
PUPL sebagai pusat koordinasi yang mengeksekusi kegiatan-kegiatan di lapangan. Dalam kegiatan pendampingan terhadap petani, fokus kegiatan PUPL bukan saja mencegah deforestasi. Tapi, juga melakukan rehabilitasi dan restorasi wilayah hutan yang sudah terlanjur rusak. Dengan terus melakukan pemahaman di kalangan petani, konsep ini pun perlahan mulai diterima.
Baca Juga : Daftar 15 Provinsi dengan Presentase Kenaikan UMP Tertinggi di Indonesia
Untuk mendukung capaian target terkait PPI, YIDH juga melakukan co financing dengan beberapa perusahaan swasta. Pembiayaan ini dilakukan dalam bentuk proyek. Misalnya YIDH dengan Unilever melakukan co financing bersama dan menunjuk mitra pelaksana, yaitu lembaga CSO atau mitra lain di Aceh Tamiang untuk melakukan kegiatan pelatihan bagi petani supaya mereka tersertifikasi. Maka selanjutnya PUPL yang akan mengkoordinasikan proyek tersebut agar terintegrasi dan tidak tumpang tindih.
Ketua Yayasan IDH Nassat Idris mengatakan, di lanskap Aceh sendiri, YIDH mulai mempromosikan konsep pertumbuhan hijau sejak 2018. "Salah satu peran YIDH adalah sebagai perekat yang mencoba mendesain apa yang harus dibangun secara bersama-sama, kemudian konsep tersebut kami konsultasikan dan advokasi sebagai visi bersama dengan berbagai pihak melalui pendekatan produksi, proteksi, dan inklusi (PPI)," ungkap Nassat.
(wur)
Lihat Juga :