Cerita Pasukan Gabungan Madiun Raya Halau Tentara VOC Pimpinan Kapten Tack
Jum'at, 24 November 2023 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari “Antara Lawu dan Wilis: Arkeologi Sejarah dan Legenda Madiun Raya, Berdasarkan Catatan Lucien Adam Residen Madiun 1934 – 1938”, setelah setengah jam mereka sudah sampai dan melewati Sungai Bengawan dengan Desa Caruban di sebelah kanan.
Saat malam hari, pasukan berkemah tanpa makanan. Sungai mana yang dilewati setelah perjalanan setengah jam dari Kajang tidak jelas. Diduga pasukan VOC ini menuju ke Utara Caruban.
Pada 7 Oktober, pasukan melewati hutan jati yang lebat sesudah menyeberangi cabang Sungai Kadong Panarang yang mengalir deras. Residen Lucien Adam menebak letak dan nama sungai ini. Kami hanya dapat menduga Kedung Banaran.
Baca Juga: Kisah Untung Surapati Melarikan dari Kejaran VOC Belanda di Kali Madiun
Tetapi nama ini juga tidak ditemukan lokasinya. Pada sore hari, setelah menjadi jelas bahwa pasukan sedang tersesat, mereka berbaris lagi masuk hutan dan menjadi rimbawan liar, melewati Sungai Ulo dan Sarangan.
Saat malam hari, pasukan berkemah tanpa makanan. Sungai mana yang dilewati setelah perjalanan setengah jam dari Kajang tidak jelas. Diduga pasukan VOC ini menuju ke Utara Caruban.
Pada 7 Oktober, pasukan melewati hutan jati yang lebat sesudah menyeberangi cabang Sungai Kadong Panarang yang mengalir deras. Residen Lucien Adam menebak letak dan nama sungai ini. Kami hanya dapat menduga Kedung Banaran.
Baca Juga: Kisah Untung Surapati Melarikan dari Kejaran VOC Belanda di Kali Madiun
Tetapi nama ini juga tidak ditemukan lokasinya. Pada sore hari, setelah menjadi jelas bahwa pasukan sedang tersesat, mereka berbaris lagi masuk hutan dan menjadi rimbawan liar, melewati Sungai Ulo dan Sarangan.
Lihat Juga :