Terungkap! Andri Gustami Gunakan Rekening Sales Tampung Uang Narkoba Fredy Pratama
Kamis, 23 November 2023 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
Selva mengaku komunikasi dengan Andri Gustami itu tak sekedar tentang mobil, tapi juga lebih ke arah pribadi, bahkan hingga curahan hati (curhat). Lantaran sering berkomunikasi itu, keduanya pun akhirnya menjadi dekat.
Baca Juga: AKP Andri Gustami Dipecat, Jadi Kurir Narkoba dan 2 Kali Lakukan Pelanggaran Disiplin Polri
Hingga akhirnya Selva mengaku bertemu lagi dengan terdakwa pada Bulan Februari 2023 di Restoran Grand Anugerah Hotel.Pertemuan keduanya itu, dia dihubungi Andri Gustami lewat telepon dan menyampaikan ingin meminjam rekening.
“Dia waktu itu nanya ada rekening apa, saya bilang BCA. ATM itu udah enggak saya pakai lama, tapi masih bisa digunakan. Waktu minjam itu dia bilang ada transferan untuk temannya. Saya sempat nanya untuk apa, dia jawab kalau pakai rekening sendiri takut kena pajak,” ungkapnya.
Selva menerangkan, setelah pembicaraan via telepon itu, satu minggu kemudian dia bersama Andri Gustami akhirnya bertemu kembali.Dalam pertemuan ketiga itu, keduanya janjian bertemu di El's Coffee Bypass Soekarno Hatta, Bandarlampung untuk menyerahkan kartu ATM.
Di persidangan, Selva mengaku tak tahu jika kartu ATM miliknya yang dipinjamkan ke terdakwa Andri Gustami ternyata disalahgunakan untuk kejahatan, yakni untuk menampung uang hasil upah membantu meloloskan pengiriman sabu milik jaringan Fredy Pratama.
Baca Juga: AKP Andri Gustami Dipecat, Jadi Kurir Narkoba dan 2 Kali Lakukan Pelanggaran Disiplin Polri
Hingga akhirnya Selva mengaku bertemu lagi dengan terdakwa pada Bulan Februari 2023 di Restoran Grand Anugerah Hotel.Pertemuan keduanya itu, dia dihubungi Andri Gustami lewat telepon dan menyampaikan ingin meminjam rekening.
“Dia waktu itu nanya ada rekening apa, saya bilang BCA. ATM itu udah enggak saya pakai lama, tapi masih bisa digunakan. Waktu minjam itu dia bilang ada transferan untuk temannya. Saya sempat nanya untuk apa, dia jawab kalau pakai rekening sendiri takut kena pajak,” ungkapnya.
Selva menerangkan, setelah pembicaraan via telepon itu, satu minggu kemudian dia bersama Andri Gustami akhirnya bertemu kembali.Dalam pertemuan ketiga itu, keduanya janjian bertemu di El's Coffee Bypass Soekarno Hatta, Bandarlampung untuk menyerahkan kartu ATM.
Di persidangan, Selva mengaku tak tahu jika kartu ATM miliknya yang dipinjamkan ke terdakwa Andri Gustami ternyata disalahgunakan untuk kejahatan, yakni untuk menampung uang hasil upah membantu meloloskan pengiriman sabu milik jaringan Fredy Pratama.
Lihat Juga :