Jejak Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Annuqayah yang Dikunjungi Mahfud MD saat Pulang ke Madura

Senin, 20 November 2023 - 08:50 WIB
loading...
Jejak Sejarah dan Profil...
Putra terbaik Madura sekaligus Cawapres Mahfud MD disambut meriah saat mengunjungi kampung halaman di Madura, Jawa Timur pada Sabtu (18/11/2023). Foto/Dok.MPI
A A A
SUMENEP - Putra terbaik Madura, Mahfud MD mengunjungi kampung halaman setelah ditetapkan sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, pada Sabtu (18/11/2023).

Kunjungan istimewa Mahfud ini menjadi sorotan karena mencatatkan momen pertama sejak penetapannya sebagai Cawapres nomor urut tiga berpasangan dengan Capres Ganjar Pranowo.

Baca juga: Mahfud MD Menjadi Cawapres, Ini 3 Momen Dukungan dari Madura!

Warga Madura, dari berbagai kabupaten menyambut Mahfud dengan sukacita di ujung Jembatan Suramadu Surabaya.

Dalam atmosfer kegembiraan, Mahfud MD menyampaikan pesan perdamaian dan dorongan untuk mendukung jalannya demokrasi di tanah air.

"Saya titip pesan dijaga Madura, salam demokrasi," seru Mahfud MD di atas mobil pada Sabtu (18/11/2023).



Dalam perjalanan pulangnya, Mahfud MD tidak hanya mengunjungi kabupaten-kabupaten di Madura, tetapi juga menemui jejak sejarah yang memikat hati, Pondok Pesantren Annuqayah.

Baca juga: Mahfud MD Kunjungi Madura, Ini 5 Makanan Khas Madura yang Siap Manjakan Lidah Kamu!

Sebagai salah satu pesantren tertua di Madura, Annuqayah bukan sekadar tempat pendidikan agama, tetapi juga simbol kearifan lokal dan cagar budaya.

Didirikan pada tahun 1887 oleh Kiai Moh. Syarqawi, pesantren ini telah melahirkan banyak ulama, birokrat, penulis, sastrawan, dan aktivis sosial. Berikut ini adalah sejarah dan profil Pondok Pesantren Annuqayah.

Tempat Bersejarah dan Pendidikan Unggulan


Pondok Pesantren Annuqayah, didirikan pada tahun 1887, telah menjadi tempat bersejarah yang melahirkan banyak ulama, birokrat, penulis, sastrawan, dan aktivis sosial.

Terletak di Desa Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, pesantren ini memiliki arti khusus dalam perjalanan spiritual dan intelektual Mahfud MD

Nama "Annuqayah" berasal dari sistem klasikal pesantren, diperkenalkan sekitar tahun 1933, yang diambil dari sebuah kitab karangan Assuyuthi yang berisi 14 cabang ilmu pengetahuan.

Selain itu, "Annuqayah" juga memiliki makna "bersih," menggambarkan harapan agar santri Annuqayah tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan tetapi juga menjaga kebersihan hati.

Terletak di daerah dengan tanah yang sulit, pesantren ini diinisiasi oleh Kiai Moh. Syarqawi, seorang ulama yang memiliki perjalanan pendidikan yang panjang, termasuk di Makkah.

Pesantren ini terus berkembang di bawah kepemimpinan Kiai Syarqawi dan kemudian putranya, Kiai Bukhari, membentuk hubungan yang lebih akrab dengan masyarakat sekitar seiring berjalannya waktu.

Pada tahun 1917, KH Moh Ilyas kembali ke Guluk-Guluk untuk melanjutkan perjuangan ayahnya setelah menimba ilmu di berbagai pesantren dan tinggal di Mekah.

Pada masa kepemimpinan Kiai Ilyas, Annuqayah mengalami banyak perkembangan dalam pendekatan masyarakat, sistem pendidikan, dan hubungan dengan pemerintah.

Federasi Pesantren dan Pemeliharaan Lingkungan


Annuqayah menjadi pionir dalam pembentukan "federasi pesantren" ketika daerah Lubangsa yang didirikan oleh Kiai Syarqawi tidak mampu menampung santri yang semakin bertambah.

Inisiatif ini memicu pendirian pesantren-pesantren baru seperti Latee, yang kini menjadi bagian dari pesantren federasi Annuqayah. Hingga kini, Annuqayah menampung lebih dari 6.000 santri dari berbagai jenjang pendidikan.

Setelah meninggalnya Kiai Ilyas pada 1959, kepemimpinan di Annuqayah diambil alih oleh kolektif para kiai sepuh generasi ketiga.

Di bawah pimpinan KH Moh Amir Ilyas dan dilanjutkan oleh KH Ahmad Basyir AS, pesantren ini tidak hanya dikenal sebagai pusat pendidikan Islam tetapi juga sebagai lembaga yang sangat peduli terhadap lingkungan.

Pada tahun 1981, Presiden Soeharto mengakui kontribusi Annuqayah dalam pelestarian lingkungan dengan menganugerahi hadiah Kalpataru.

Sebagai destinasi penting dalam perjalanan Mahfud MD, Pondok Pesantren Annuqayah terus menjadi simbol keberlanjutan tradisi pendidikan dan keagamaan di Pulau Madura.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Achsanul Qosasi Ungkap...
Achsanul Qosasi Ungkap 4 Alasan Madura Layak Jadi KEK Tembakau
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rantis Brimob Lindas...
Rantis Brimob Lindas Driver Ojol, Mahfud MD: Yang Salah Pejabat Korup Bermain Politik dan Serakahnomics
Mengenal Haji Maruf,...
Mengenal Haji Ma'ruf, Saudagar Madura yang Terpilih Menjadi Ketum HKI
Kisah Lembu Peteng,...
Kisah Lembu Peteng, Penguasa Madura Masuk Islam setelah Kerisnya Tak Mempan Tikam Sunan Ampel
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Rekomendasi
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved