Berkas Lengkap, Letkol Gadungan yang Tipu Korban hingga Rp38 Juta Segera Disidang
Senin, 20 November 2023 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
"Motifnya yang bersangkutan menggunakan seragam dan atribut tanpa hak, karena yang bersangkutan juga bukan termasuk dalam yang berhak yang mengenakan, yakin untuk menawarkan promosi meyakinkan orang bahwa yang bersangkutan bisa melakukan pengurusan atau bisa melakukan sesuatu dengan hal itu," kata Hadi kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Selasa (19/9/2023).
"Sehingga ada yang tertipu dan sebenarnya di luar tupoksi dia yang bersangkutan dan menggunakan atribut dari TNI. Namun, tersangka menawarkan untuk bisa melakukan pengurusan surat-surat di BPN," tuturnya.
Hadi mengungkap bahwa kedua korban dari TNI gadungan mengalami kerugian mencapai Rp38 juta. Menurutnya, pelaku RN menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Mantan Camat Pancoran Mas Depok Jadi Korban Penipuan TNI Gadungan, Kerugian Rp30 Juta
"Kerugian yang sudah kami dapatkan kurang lebih sekitar Rp8 juta, korban pertama. Kemudian ada juga yang selanjutnya kurang lebih Rp30 juta lebih masih kita dalami termasuk laporan polisinya. Karena ternyata tidak pernah digunakan untuk melakukan hal-hal terkait pekerjaannya melainkan hanya untuk keperluan sehari-hari," ucap Hadi.
"Sehingga ada yang tertipu dan sebenarnya di luar tupoksi dia yang bersangkutan dan menggunakan atribut dari TNI. Namun, tersangka menawarkan untuk bisa melakukan pengurusan surat-surat di BPN," tuturnya.
Hadi mengungkap bahwa kedua korban dari TNI gadungan mengalami kerugian mencapai Rp38 juta. Menurutnya, pelaku RN menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Mantan Camat Pancoran Mas Depok Jadi Korban Penipuan TNI Gadungan, Kerugian Rp30 Juta
"Kerugian yang sudah kami dapatkan kurang lebih sekitar Rp8 juta, korban pertama. Kemudian ada juga yang selanjutnya kurang lebih Rp30 juta lebih masih kita dalami termasuk laporan polisinya. Karena ternyata tidak pernah digunakan untuk melakukan hal-hal terkait pekerjaannya melainkan hanya untuk keperluan sehari-hari," ucap Hadi.
(kri)
Lihat Juga :