Kisah Tongkat Bung Karno, Pusaka Sakti Pelindung Diri Bikin Penasaran Fidel Castro

Senin, 13 November 2023 - 06:14 WIB
loading...
Kisah Tongkat Bung Karno,...
Misteri kesaktian tongkat komando milik Presiden Soekarno membuat banyak orang penasaran termasuk pemimpin Kuba Fidel Castro. Foto/Istimewa
A A A
Misteri kesaktian tongkat komando milik Presiden Soekarno membuat banyak orang penasaran. Isah mistisnya sangat menarik untuk kembali diulas mulai dari mitos atau cerita nyata hingga misteri kesaktiannya.

Bahkan ketika Bung Karno berkunjung ke Kuba pada 13 Mei 1960, pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro sampai menanyakan langsung soal kesaktian tongkat komando tersebut. Saking penasarannya Fidel Castro memegangnya dan mengeceknya.

“Apakah tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?” ucap Fidel Castro dengan nada bercanda sambil memegang tongkat komando Bung Karno. Mungkin karena pertanyaan bernada bercanda, Bung Karno pun tidak memberikan jawaban pasti.

Baca Juga: Misteri Kendi Sakti Bharada, Kucuran Air yang Lahirkan Kerajaan Kediri

Dia hanya tertawa saja mendengar pertanyaan Fidel Castro yang kelak menjabat Presiden Kuba sejak 1976 sampai 2008.Dalam pertemuan bersejarah dan berkesan tersebut, kedua pemimpin kharismatik tersebut saling bertukar hadiah.

Bung Karno menghadiahi Fidel Castro sebilah keris dan peci. Sedangkan Fidel Castro memberikan pet atau topi yang biasa dikenakan kepada Bung Karno. “Pet ini saya pakai waktu saya serang Havana dan saya jatuhkan Batista” kata Castro mengenai Pet hijaunya itu.

Rasa penasaran akan kesaktian tongkat komando Bung Karno juga sempat diutarakan oleh Cindy Adams, penulis Biografi Presiden Soekarno. Kali ini Bung Karno menegaskan bahwa tongkat komando miliknya tidak memiliki kesaktian apa pun, daya sakti, atau pun daya linuwih.

”Itu hanya kayu biasa yang aku gunakan sebagai bagian dari penampilanku sebagai Pemimpin dari sebuah negara besar” kata Bung Karno kepada Cindy Adams pada suatu saat di Istana Bogor.

Baca Juga: Taktik Nasi Liwet Bikin Pangeran Singasari Kalah dan Ditangkap VOC Belanda

Cerita tentang kekuatan magis tongkat komando Bung Karno memang sudah banyak diperbincangkan oleh masyarakat dan menyebar dari mulut ke mulut. Ada yang mempercayai tongkat komando tersebut menambah kharisma Bung Karno dalam memimpin Indonesia.

Keyakinan tersebut semakin kuat ketika Bung Karno lolos dari usaha pembunuhan ketika hendak ditembak dari jarak dekat saat salat Idul Adha. Tembakan itu meleset dan ini yang jadi heboh. Bagaimana bisa penembaknya adalah seorang jago perang terlatih.

Kenapa menembak dari hanya jarak 5 meter tidak kena.Apalagi saat sidang pengadilan penembak Bung Karno yang disiarkan melalui radio-radio, terungkap saat hendak ditembak Bung Karno membelah dirinya menjadi lima.

Menurut pengakuan sang penembak, dia mengalami keanehan saat hendak menembak Bung Karno. Dia melihat ada 5 Bung Karno dalam satu lokasi, karena itulah tembakan yang dilepaskannya meleset.

Baca Juga: Kisah Heroik Pasukan Budak Untung Surapati Pukul Mundur Tentara VOC Belanda

Namun, Bung Karno menjelaskan bahwa yang selama ini dibawanya adalah tongkat biasa sama seperti tongkat lainnya. Bung Karno yakin, gagalnya upaya pembunuhan tersebut karena perlindungan dari Allah SWT.

Bung Karno tak hanya memiliki satu tongkat, tapi tiga. Tongkat tersebut dibawanya sesuai dengan suasana. Ada tongkat yang khusus dibawa saat pidato, tongkat yang dibawa saat kunjungan ke luar negeri, dan satu tongkat komando saat berhadapan dengan para Jenderalnya.

Kalau sedang terburu-buru dan harus pergi, Bung Karno kerap membawa tongkat komando untuk berpidato. Tongkat Komando Bung Karno dipakai sejak 1952, setelah peristiwa 17 Oktober 1952.

Jadi dalam setiap foto Bung Karno, terlihat selalu menggamit sebuah tongkat yang berukuran panjang sekitar 30-40 cm.Tongkat komando Bung Karno terbuat dari kayu Pucang Kalak. Pohon Pucang itu banyak.

Baca Juga: Kebengisan Amangkurat II dan VOC Belanda Habisi Pemberontakan Trunojoyo

Tapi Pucang Kalak itu hanya ada di salah satu tempat keramat di Ponorogo, Jawa Timur. Ada yang mengatakan kayu tersebut memiliki keistimewaan.

Jika memegang kayu tersebut di atas permukaan air, maka bayangan kayu tersebut berubah menjadi seekor ular yang sedang berenang.

Bung Karno mendapatkan kayu ini cukup unik, suatu malam dia didatangi orang dengan membawa sebalok kayu Pohon Pucang Kalak yang dipotong dengan tangannya, lalu balok itu diserahkan pada Bung Karno.

”Untuk menghadapi Para Jenderal” kata orang itu. Lalu Bung Karno menyuruh seorang seniman Yogyakarta untuk membuat kayu itu menjadi tongkat komando.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved