Kisah Raja Bataha Santiago yang Tewas Digantung Penjajah karena Tak Mau Tunduk pada VOC
Minggu, 12 November 2023 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Sultan Kaitjil Sibori, anak Sultan Mandarsyah dimanfaatkan VOC untuk membujuk Santiago agar menandatangani kontrak, namun dia tetap menolak. Akhirnya, VOC mengirim Sultan Kaitjil Sibori ke Sangihe untuk mempersunting Maimuna, putri Raja VI Tabukan dengan harapan bisa masuk ke Sangihe.
Pasukan VOC dan pasukan Kerajaan Manganitu yang dipimpin Santiago terlibat pertempuran di laut selama beberapa hari. Pertempuran itu mengakibatkan banyak korban di kedua belah pihak.
VOC akhirnya mundur karena kerugian besar dan mencoba memanfaatkan sahabat dekat Santiago, Sasebohe dan Bawohanggima agar menyerah, namun usahanya gagal.
Pertempuran antara VOC dan pasukan Santiago kembali terjadi dengan Sasebohe dan Bawohanggima terus membujuknya. Meskipun Santiago akhirnya dibawa ke kantor VOC di Tahuna dan dipaksa lagi untuk menandatangani kontrak, dia tetap teguh pada prinsipnya.
VOC bahkan mencoba menembak Santiago, tetapi anehnya, peluru-peluru itu tidak mengenai tubuhnya. Mereka akhirnya menggantung Santiago di Tanjung Tahuna. Sultan Kaitjil Sibori kemudian memerintahkan salah satu anggota pasukannya untuk memenggal kepala Santiago.
Pasukan VOC dan pasukan Kerajaan Manganitu yang dipimpin Santiago terlibat pertempuran di laut selama beberapa hari. Pertempuran itu mengakibatkan banyak korban di kedua belah pihak.
VOC akhirnya mundur karena kerugian besar dan mencoba memanfaatkan sahabat dekat Santiago, Sasebohe dan Bawohanggima agar menyerah, namun usahanya gagal.
Pertempuran antara VOC dan pasukan Santiago kembali terjadi dengan Sasebohe dan Bawohanggima terus membujuknya. Meskipun Santiago akhirnya dibawa ke kantor VOC di Tahuna dan dipaksa lagi untuk menandatangani kontrak, dia tetap teguh pada prinsipnya.
VOC bahkan mencoba menembak Santiago, tetapi anehnya, peluru-peluru itu tidak mengenai tubuhnya. Mereka akhirnya menggantung Santiago di Tanjung Tahuna. Sultan Kaitjil Sibori kemudian memerintahkan salah satu anggota pasukannya untuk memenggal kepala Santiago.
Lihat Juga :