Penampakan Turap Pembatas Kebun Binatang Ragunan Ambrol, Operasional Tak Terganggu
Senin, 06 November 2023 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Humas TMR Wahyudi Bambang mengatakan, ambrolnya turap pembatas karena curah hujan tinggi ditambah kontur tanah labil. Ambrolnya turap terjadi pada Minggu (5/11/2023) sore.
"Curah hujan cukup tinggi sehingga yang tadinya tanah ini kering dengan adanya air membuat kontur tanah labil lalu terjadilah longsor. Korban tak ada, hanya sempat menutup jalan saja," ujarnya, Senin (6/11/2023).
Longsoran itu terjadi saat TMR masih dalam waktu operasional. Pada bagian tanah yang longsor tak ada aktivitas apa pun. Pasalnya, titik longsor merupakan area parkir alternatif dan hanya dibuka saat terjadi kepadatan di akhir pekan.
Menurut Wahyudi, pelayanan dan operasional TMR tak terganggu akibat ambrolnya turap pembatas tersebut. "Kalau hari biasa area tersebut tidak untuk parkir, hanya dibuka di weekend saja (sebagai alternatif saat parkiran ramai). Tidak mengganggu pelayanan kami," katanya,
"Ini baru pertama kali kejadian. Kebetulan temboknya cukup kuat kalau kita lihat masih kokoh berdiri. Misalnya temboknya nggak kuat kemungkinan besar ambruk juga, tapi hanya tanahnya yang longsor. Nanti kita akan tutup kembali," tambahnya.
"Curah hujan cukup tinggi sehingga yang tadinya tanah ini kering dengan adanya air membuat kontur tanah labil lalu terjadilah longsor. Korban tak ada, hanya sempat menutup jalan saja," ujarnya, Senin (6/11/2023).
Longsoran itu terjadi saat TMR masih dalam waktu operasional. Pada bagian tanah yang longsor tak ada aktivitas apa pun. Pasalnya, titik longsor merupakan area parkir alternatif dan hanya dibuka saat terjadi kepadatan di akhir pekan.
Menurut Wahyudi, pelayanan dan operasional TMR tak terganggu akibat ambrolnya turap pembatas tersebut. "Kalau hari biasa area tersebut tidak untuk parkir, hanya dibuka di weekend saja (sebagai alternatif saat parkiran ramai). Tidak mengganggu pelayanan kami," katanya,
"Ini baru pertama kali kejadian. Kebetulan temboknya cukup kuat kalau kita lihat masih kokoh berdiri. Misalnya temboknya nggak kuat kemungkinan besar ambruk juga, tapi hanya tanahnya yang longsor. Nanti kita akan tutup kembali," tambahnya.
(jon)
Lihat Juga :