Kronologi Siswa MI di Malang Berkelahi hingga Wajah Berdarah Luka Sayatan

Jum'at, 03 November 2023 - 10:19 WIB
loading...
Kronologi Siswa MI di...
siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Malang berinisial R (10) mengalami luka sayatan di wajahnya. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Malang berinisial R (10) mengalami luka sayatan di wajahnya. Luka tersebut didapat saat korban terlibat perkelahian dengan salah satu siswa lain berinisial H.

Akibat pertengkaran itu menyebabkan korban menderita luka sayatan dari perkelahian di dalam sekolah. Saat itu korban berinisial R (10) warga Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, berada di dalam sekolah tepatnya area masjid sehabis salat dhuhur.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Aiptu Erlehana menjelaskan, korban dan terduga pelaku sempat terlibat aksi saling dorong di dalam area sekolah. Namun karena dikira pertengkaran biasa seperti halnya anak-anak, oleh kepala sekolah hal itu dibiarkan.

Baca Juga: Heboh Duel Siswa MI di Malang, Kepsek Sebut Kejadian Sepulang Sekolah

”Itu sebenarnya satu rangkaian, kepala sekolah sebenarnya melihat (kejadian dorong-dorongan di dalam sekolah), keterangan dari kepala sekolah disampaikan ke keluarga korban itu memang sempat waktu dorong-dorongan itu dia lihat,” kata Erlehana, Jumat (3/11/2023).

Kemudian waktu pulang sekolah, ternyata korban dan terduga pelaku berinisial H itu saling bertemu kembali. Hal ini diperparah dengan tindakan korban berinisial R yang mengingatkan H untuk tidak dekat dengan tong sampah karena kotor dan najis.

”Itu bersama dengan beberapa temannya, informasi dari korban. Saat jam pulang sekolah pelaku anak bersama beberapa temannya ada di dekat tong sampah. Kemudian si korban ini mengingatkan awas itu kena tong sampah itu najis,” ungkap dia.

Kemudian kata Leha, sapaan akrabnya diduga pelaku tidak terima dengan perkataan R dan berusaha menantang berkelahi. Bahkan H diduga sempat berusaha menendang R, tetapi berhasil menghindar.

Baca Juga: Mandi di Sungai, Siswa MI Peserta Kemah Pramuka Tewas Tenggelam

Selanjutnya, R justru memukul salah satu teman pelaku yang menghampiri R saat jam pulang sekolah di dekat tong sampah.

”Korban membalas memukul teman pelaku, karena dia merasa dipukul, dia menghampiri pelaku, kemudian (temannya) bersama pelaku masuklah ke pondok sekolah itu juga," ucapnya kembali.

Berikutnya, H kembali keluar dan berlari menuju ke arah korbannya. Saat dihampiri itulah korban bertemu H dan temannya dan sempat dipegangi oleh salah satu teman terduga pelaku. Namun karena R memberontak pegangan teman H ke korban lepas.

”Karena dia lepas itulah pelaku anak itu menghampiri membawa benda, tapi nggak tahu itu benda apa, karena tidak kelihatan benda itu kecil langsung mengarahkan ke mukanya, bukan cutter,” ujarnya.

Ia memastikan dari keterangan pihak awal saksi sekitar lokasi, benda tajam yang menyayat muka R bukanlah cutter sebagaimana yang informasi beredar selama ini. Dugaannya itu adalah potongan panci yang ujungnya runcing dan tipis.

”Bukan cutter. Itu potongan panci, kalau aku berpikirnya pegangannya yang lepas, itu kan ujungnya tajam tipis. Pemikiran saya Aris gitu, katanya orang tuanya kepala sekolah juga menyampaikan bahwa itu potongan panci yang memang tajam, kecil,” bebernya.

Sejauh ini barang bukti yang disebut potongan panci itu juga belum bisa ditemukan dan diamankan oleh pihak kepolisian. Bahkan kepolisian juga masih kesulitan mengorek keterangan lebih lanjut dari pihak sekolah dan saksi lain di tempat kejadian perkara (TKP).

”Kemarin itu tujuan itu mau tak amankan supaya bisa memberikan klarifikasi ini barang buktinya dan beredar cutter itu. Tapi pihak sekolah kurang ini (kooperatif), mudah-mudahan bisa ambil barang bukti, untuk mengetahui barang bukti sebenarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan perkelahian terjadi antar siswa MI di Kabupaten Malang, pada Selasa siang (31/10/2023) sekitar pukul 13.30 WIB. Dua siswa ini yakni R dan H, perkelahian itu awalnya terjadi di lingkungan sekolah dan sempat dipisahkan oleh pihak sekolah.

Namun aksi penganiayaan diduga terjadi dengan sayatan cutter ke muka R. R pun yang menerima luka sayatan terluka cukup parah di pipi sebelah kiri, hingga darahnya memenuhi seragam sekolahnya. Korban kemudian dievakuasi ke bidan desa dan dirujuk ke RS UMM, Malang.

Pihak kepolisian melalui Polsek Dau sendiri telah memintai keterangan orang tua korban berinisial CP (31). Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi dari pihak sekolah dan orang tua terduga pelaku, yang berdomisili di Jawa Tengah.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi dari pihak sekolah, keluarga korban, dan berusaha mendatangkan orang tua dari terduga pelaku yang berasal dari Jawa Tengah.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
Liga Bintang Juara GTV...
Liga Bintang Juara GTV Resmi Digelar di Bogor, Bangkitkan Semangat Belajar Siswa
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved