Brutal! 5 Tenaga Kesehatan yang Menangani Warga Korban Bencana Kelaparan di Yahukimo Diserang KKB
Rabu, 01 November 2023 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka (pelaku) kaget, saat saya ke luar dengan atribut masyarakat. Lalu mereka bertanya 'kalian menyamar?'. Saya bilang tidak, kami memang orang kesehatan, kami tidak menyamar," tururnya.
"Rekan-rekan saya ditendang, dipukul, saya mencoba halau, jadi saya juga kena tendang. Mereka lalu meminta KTP, puji Tuhan dengan identitas yang kami kumpulkan, kami semua tidak dibunuh," ucapnya.
Dalam interogasi itu, para pelaku sempat mengaku sebagai bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo. "Saat menganiaya kami, mereka sempat bilang dari Batalyon Silimo Kodap XVI," katanya.
Baca juga: Miris! 2 Gadis SMA di Surabaya Dijual Teman untuk Layanan Ranjang
Anggota KKB yang melakukan serangan brutal terhadap para tenaga kesehatan ini, juga menanyakan maksud pemerintah mengirim bantuan bahan makanan ke Amuma. Kelompok itu membantah warga di Amuma menderita kelaparan.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli mengaku sangat kecewa dengan aksi penyerangan terhadap para tenaga kesehatan tersebut. Dia menegaskan, para tenaga kesehatan menjalankan tugas yang mulia.
Selain kecewa dengan serangan brutal terhadap tenaga kesehatan tersebut, Didimus juga memastikan bahwa pelaku bukan masyarakat Amuma. "Saya mengutuk perbuatan keji ini, tadi saya sudah turun langsung ke Amuma, pelaku bukan masyarakat di sana. Keadaan di Amuma baik," tegasnya.
"Rekan-rekan saya ditendang, dipukul, saya mencoba halau, jadi saya juga kena tendang. Mereka lalu meminta KTP, puji Tuhan dengan identitas yang kami kumpulkan, kami semua tidak dibunuh," ucapnya.
Dalam interogasi itu, para pelaku sempat mengaku sebagai bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo. "Saat menganiaya kami, mereka sempat bilang dari Batalyon Silimo Kodap XVI," katanya.
Baca juga: Miris! 2 Gadis SMA di Surabaya Dijual Teman untuk Layanan Ranjang
Anggota KKB yang melakukan serangan brutal terhadap para tenaga kesehatan ini, juga menanyakan maksud pemerintah mengirim bantuan bahan makanan ke Amuma. Kelompok itu membantah warga di Amuma menderita kelaparan.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli mengaku sangat kecewa dengan aksi penyerangan terhadap para tenaga kesehatan tersebut. Dia menegaskan, para tenaga kesehatan menjalankan tugas yang mulia.
Selain kecewa dengan serangan brutal terhadap tenaga kesehatan tersebut, Didimus juga memastikan bahwa pelaku bukan masyarakat Amuma. "Saya mengutuk perbuatan keji ini, tadi saya sudah turun langsung ke Amuma, pelaku bukan masyarakat di sana. Keadaan di Amuma baik," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :