Cacar Monyet Mulai Masuk Bandung, Cimahi Siagakan Puskesmas

Rabu, 01 November 2023 - 08:43 WIB
loading...
Cacar Monyet Mulai Masuk...
Dinas Kesehatan Kota Cimahi meminta masyarakat waspada dengan penyakit cacar monyet atau monkeypox yang kini sudah terdeteksi di Kota Bandung, Jawa Barat. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi meminta masyarakat waspada dengan penyakit cacar monyet atau monkeypox yang kini sudah terdeteksi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Diketahui di Kota Bandung yang berbatasan langsung dengan Kota Cimahi kini sudah ditemukan seorang yang terkonfirmasi positif terpapar cacar monyet. Pasien kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Baca juga: Begini Kondisi Pasien Pertama Cacar Monyet di Bandung, Alami Lecet di Sekitar Kemaluan

"Untuk warga nggak usah panik berlebihan, tapi intinya tetap waspada. Itu yang paling penting," kata Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati saat dihubungi, Rabu (1/11/2023).

Dia mengungkapkan hingga kini pihaknya belum menerima laporan adanya masyarakat yang terdeteksi terkena wabah cacar monyet.



Meski begitu, Dinkes Kota Cimahi bakal tetap melakukan antisipasi mengingat penularan wabah tersebut bisa terjadi antarmanusia maupun bersentuhan dengan hewan.

Mulyati mengatakan, sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pihaknya sudah menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan terdepan yakni Puskemas.

Baca juga: Warga Bandung Terpapar Cacar Monyet, Ini Arahan Dinkes Jabar

Masyarakat yang merasakan gejala terpapar cacar monyet diminta segera mendatangi Puskesmas untuk mendapat pengobatan agar tidak menyebarkan kepada orang lain.

"Sampai hari ini di Cimahi belum ada yang terduga, tapi tenu harus waspada apa sih yang dilakukan adalah sosialisasi, edukasi. Jadi ini kan kami sampai tadi masih zoom dengan Kemenkes terkait hal ini, artinya Puskesmas sebagai garda terdepat tentunya harus siap," ujar Mulyati.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi Dwihadi Isnalini mengimbau jika ada masyarakat yang merasakan gejala terserang cacar monyet segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Gejalanya di antaranya sakit kepala, demam akut lebih dari 38 derajat celciu, pembesaran kelenjar getah bening (imfadenopati), nyeri otot (myaliga), sakit punggung, kelemahan tubuh hingga lesi cacar (benjolan berisi air atau nanah pada tubuh) agar segera membawanya ke fasilitas kesehatan.

"Kalau ada yang merasakan gejala langsung bawa ke fasilitas kesehatan. Nanti akan ditangani petugas kesehatan," ujar Dwi.

Dia menerangkan, cacar monyet sendiri merupakan penyakit yang diakibatkan virus yang ditularkan melalui binatang atau zoonosis. Seperti dari hewan monyet, tikus, gambia dan tupai. Penularannya dilakukan dengan cara kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Kemudian bisa juga jika mengkonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi. Selain itu, cacar monyet juga bisa menular dari manusia yang memang sudah terkonfirmasi positif.

"Seperti penularan plasenta dari ibu hamil ke janin. Dan paling bahaya itu penularannya dari bekas yang keringnya itu," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Ratusan Warga Dua Desa...
Ratusan Warga Dua Desa di Jayapura Ikuti Edukasi Pencegahan TBC dari TBIG
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Hepatitis B Kronis Tak...
Hepatitis B Kronis Tak Bisa Sembuh Total, Penderita Harus Minum Obat Seumur Hidup
Rekomendasi
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved