Miris! Puluhan Siswa SDN Bantargebang Sukabumi Belajar di Tenda Darurat
Senin, 30 Oktober 2023 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Edi mengatakan, kejadian siswa tertimpa material bangunan tersebut pernah terjadi di SDN Bantargebang. Walaupun tidak mengalami cidera berat, namun hal tersebut menjadi rasa was-was pihak sekolah untuk tetap melakukan KBM di ruangan kelas yang rusak dan hampir roboh tersebut.
"Ada 4 ruang kelas di sekolah ini yang memiliki kondisi rusak memprihatinkan. Ruang kelas III hingga kelas VI sudah tidak layak untuk ditempati hingga pelajar kelas IV dan V terpaksa diungsikan untuk belajar di ruas perpustakaan," ujar Edi.
Upaya untuk meminta perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi pun telah diajukan oleh Edi, namun hingga saat ini belum terealisasi. Bangunan sekolah yang dibuat pada tahun 2009 tersebut hingga sekarang belum pernah menerima bantuan untuk pemeliharaan ataupun perbaikan.
Sementara itu salah satu siswa kelas VI di sekolah tersebut, Luki (12) mengharapkan adanya pembangunan kelas untuk menunjang KBM di SDN Bantargebang. Ia bersama teman-temannya tidak nyaman belajar di tenda darurat.
"Sejak Juli (belajar di tenda darurat), panas dan tidak nyaman. Harapannya ingin dibangun sekolahnya," ujar Luki.
"Ada 4 ruang kelas di sekolah ini yang memiliki kondisi rusak memprihatinkan. Ruang kelas III hingga kelas VI sudah tidak layak untuk ditempati hingga pelajar kelas IV dan V terpaksa diungsikan untuk belajar di ruas perpustakaan," ujar Edi.
Upaya untuk meminta perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi pun telah diajukan oleh Edi, namun hingga saat ini belum terealisasi. Bangunan sekolah yang dibuat pada tahun 2009 tersebut hingga sekarang belum pernah menerima bantuan untuk pemeliharaan ataupun perbaikan.
Sementara itu salah satu siswa kelas VI di sekolah tersebut, Luki (12) mengharapkan adanya pembangunan kelas untuk menunjang KBM di SDN Bantargebang. Ia bersama teman-temannya tidak nyaman belajar di tenda darurat.
"Sejak Juli (belajar di tenda darurat), panas dan tidak nyaman. Harapannya ingin dibangun sekolahnya," ujar Luki.
(hri)
Lihat Juga :