Sidang Oknum TNI Pembunuh Imam Masykur Ungkap Ketiga Terdakwa Sudah Beraksi 14 Kali
Senin, 30 Oktober 2023 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
"Antara lain di wilayah Tangerang sebanyak empat kali, di Bekasi sebanyak dua kali, di wilayah Jakarta Timur sebanyak dua kali, di wilayah Jakarta Utara sebanyak dua kali, di wilayah Jakarta Selatan sebanyak dua kali dan di wilayah Depok sebanyak dua kali," jelas Upen.
Kemudian aksi penggerebekan tersebut, terakhir yakni pada 12 Agustus 2023, di toko obat wilayah Condet, Jakarta Timur dan Ciputat. Di sinilah aksi penggerebekan yang berujung pada penganiayaan Imam Masykur dan rekannya. "Dan pada tanggal 12 Agustus 2023, di toko obat Ciputat dan wilayah Condet, Jakarta Timur," tutur Upen.
Sekadar informasi, peristiwa penganiayaan terjadi pada 12 Agustus 2023. Para terlapor membawa paksa Imam Masykur yang saat itu berada di Rempoa, Ciputat Timur, Banten. Kemudian keluarga korban yang tidak mendapatkan kabar membuat laporan polisi adanya orang hilang. Masykur kemudian dikabarkan tewas dan jenazahnya diserahkan kepada sepupunya yang bernama Said Syahrizal.
Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan, tiga tersangka anggota TNI yang melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh Imam Masykur ternyata tak saling kenal dengan korban. "Enggak saling kenal (korban dan pelaku). Enggak kenal," kata Kolonel CPM Irsyad, dikutip Selasa, 29 Agustus 2023.
Irsyad melanjutkan, ketiga oknum TNI sudah mengetahui apabila Imam menjual obat-obatan. RM, J, dan HS akhirnya mengaku menjadi polisi bodong sehingga bisa menculik dan memeras Imam.
Kemudian aksi penggerebekan tersebut, terakhir yakni pada 12 Agustus 2023, di toko obat wilayah Condet, Jakarta Timur dan Ciputat. Di sinilah aksi penggerebekan yang berujung pada penganiayaan Imam Masykur dan rekannya. "Dan pada tanggal 12 Agustus 2023, di toko obat Ciputat dan wilayah Condet, Jakarta Timur," tutur Upen.
Sekadar informasi, peristiwa penganiayaan terjadi pada 12 Agustus 2023. Para terlapor membawa paksa Imam Masykur yang saat itu berada di Rempoa, Ciputat Timur, Banten. Kemudian keluarga korban yang tidak mendapatkan kabar membuat laporan polisi adanya orang hilang. Masykur kemudian dikabarkan tewas dan jenazahnya diserahkan kepada sepupunya yang bernama Said Syahrizal.
Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan, tiga tersangka anggota TNI yang melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh Imam Masykur ternyata tak saling kenal dengan korban. "Enggak saling kenal (korban dan pelaku). Enggak kenal," kata Kolonel CPM Irsyad, dikutip Selasa, 29 Agustus 2023.
Irsyad melanjutkan, ketiga oknum TNI sudah mengetahui apabila Imam menjual obat-obatan. RM, J, dan HS akhirnya mengaku menjadi polisi bodong sehingga bisa menculik dan memeras Imam.
(cip)
Lihat Juga :