Keluarga Syodanco Supriyadi Buka Tabir Misteri Pemberontakan PETA di Blitar

Senin, 30 Oktober 2023 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Suroto menceritakan peristiwa pembantaian di hutan Maliran itu berlangsung mengerikan. Dalam posisi terpojok karena terkepung, pasukan PETA Syodanco Supriyadi ditembaki. Tank Jepang kemudian menyerbu untuk memastikan semuanya tewas.

Baca Juga: Sejarah Pemberontakan APRA Lengkap dengan Latar Belakangnya

Secara implisit, Suroto meyakini kakaknya ikut terbunuh dalam peristiwa pembantaian itu. Lantas bagaimana dengan cerita sejarah penyerbuan Syodanco Supriyadi di hotel Sakura yang menjadi markas perwira Jepang?. Suroto menyebut serangan itu hanya lemparan mortir.

Dalam catatan sejarah, Syodanco Supriyadi disebut memimpin 360 prajurit PETA untuk keluar barak. Serangan Supriyadi ke hotel Sakura telah menewaskan empat orang Jepang dan tujuh orang etnis Tionghoa pro Jepang.

“Itu hanya lemparan mortir. Hotel Sakura itu dulu berada di depan kantor Kodim 0808 Blitar,” terangnya.

Suroto juga mengatakan gerakan Syodanco Supriyadi itu awalnya bukan pemberontakan dengan perang terbuka. Karena keahlian Supriyadi saat mendapat pendidikan calon perwira PETA Jepang di Tangerang dan Bogor, kata dia terkait perang gerilya.

Menurut Suroto, peristiwa yang kemudian dikenang sebagai pemberontakan PETA Blitar itu berawal dari latihan gabungan di Tuban Jawa Timur. Setiap PETA di daerah diminta mengirimkan pasukan ke Tuban, termasuk PETA Blitar yang dipimpin Supriyadi.

Diduga latihan gabungan sengaja digelar setelah Jepang mencium informasi adanya rencana gerakan makar dari Blitar. “Itu awalnya latihan gabungan di Tuban, bukan pemberontakan,” kata Suroto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Lahir dari Kas Masjid,...
Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI yang Berusia 130 Tahun
Kunjungi Banda Neira,...
Kunjungi Banda Neira, Mendagri Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Sejarah
Hotel Legendaris Ini...
Hotel Legendaris Ini Hidupkan Kembali Identitas Historis dan Nilai Budaya Yogyakarta
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved