Tak Terima Dipalak, Penjual Ikan Keliling di Jayapura Tikam Preman
Minggu, 29 Oktober 2023 - 11:34 WIB
loading...
Ilustrasi penikaman. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
JAYAPURA - Seorang pria berinisial D (53) pedagang ikan keliling di Sentani, Jayapura, Papua menikam satu dari tiga preman yang memalaknya, Sabtu (28/10/2023). Akibatnya salah seorang pelaku pemalakan terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey menjelaskan peristiwa itu terjadi di belakang Kantor Basarnas, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Ia menjelaskan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) tersebut terjadi antara korban yang juga pelaku penikaman dengan tiga orang preman berinisial TH (24), JD (26) dan SY yang diketahui dalam pengaruh minuman keras (Miras).
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan korban pemalakan dan penganiayaan berinisial D, yang merupakan pedagang ikan (keliling) menggunakan sepeda motor," kata Zakarias.
Baca Juga: Terlibat Bentrok di Sentani, 2 Pimpinan KNPB Ditangkap Polisi
"Saat itu D sedang melayani pembeli, tiba-tiba salah satu pelaku pemalakan yang juga korban penikaman berinisial TH mendatangi D untuk meminta ikan. Namun korban D tidak terima, karena pelaku TH mengambil ikan terlalu banyak," tambahnya.
Atas kejadian tersebut, lanjut Zakarias, terjadilah pertengkaran antar D dan TH. Di mana, pelaku pemalakan TH memukul korban D, sehingga korban menjauh dari motornya yang digunakan untuk menjual ikan.
Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey menjelaskan peristiwa itu terjadi di belakang Kantor Basarnas, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Ia menjelaskan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) tersebut terjadi antara korban yang juga pelaku penikaman dengan tiga orang preman berinisial TH (24), JD (26) dan SY yang diketahui dalam pengaruh minuman keras (Miras).
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan korban pemalakan dan penganiayaan berinisial D, yang merupakan pedagang ikan (keliling) menggunakan sepeda motor," kata Zakarias.
Baca Juga: Terlibat Bentrok di Sentani, 2 Pimpinan KNPB Ditangkap Polisi
"Saat itu D sedang melayani pembeli, tiba-tiba salah satu pelaku pemalakan yang juga korban penikaman berinisial TH mendatangi D untuk meminta ikan. Namun korban D tidak terima, karena pelaku TH mengambil ikan terlalu banyak," tambahnya.
Atas kejadian tersebut, lanjut Zakarias, terjadilah pertengkaran antar D dan TH. Di mana, pelaku pemalakan TH memukul korban D, sehingga korban menjauh dari motornya yang digunakan untuk menjual ikan.
Lihat Juga :