Semester I 2020, Realisasi Investasi Jawa Timur Tembus Rp51 Triliun

Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:43 WIB
loading...
Semester I 2020, Realisasi...
ilustrasi
A A A
SURABAYA - Kinerja realisasi investasi Jawa Timur ( Jatim ) pada semester I 2020 mencatatkan pertumbuhan 59,2% dibanding periode yang sama tahun lalu (yoy). Angka tersebut bahkan melebihi kinerja investasi nasional yang hanya mampu naik dikisaran 1,8 persen (yoy).

Berdasarkan data rilis resmi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, pada periode Januari – Juni 2020 ini, total investasi di Jatim senilai Rp51 triliun. Rinciannya, penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp12,5 triliun. Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp38,4 triliun.

(Baca juga: 4-asn-protokol-positif-covid-19-bupati-blitar-saya-negatif-1596611329 )

Secara nasional, capaian ini menduduki peringkat kedua, setelah Jawa Barat (Jabar) yang mencatatkan angka realisasi Rp57,9 triliun. Di urutan ketiga bertengger DKI Jakarta dengan angka Rp50,2 Triliun.

Semester I 2020, Realisasi Investasi Jawa Timur Tembus Rp51 Triliun

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Dubes Belarusia, HE Valery Kolesnik saat berkunjung ke Jatim 2019 lalu.Foto/ist

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bukan pekerjaan mudah mencapai angka tersebut karena adanya pandemi COVID-19 yang berdampak pada pelemahan perekonomian dunia.

“Ini menjadi berita baik bagi perekonomian Indonesia. Jatim masih menjadi salah satu primadona investasi bagi para investor dalam negeri maupun investor asing yang akan menanamkan modalnya di Indonesia,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (5/8/2020).

(Baca juga: Viral, Rebutan Lahan Mengemis Anjal dan Gepeng Tawuran )

Khofifah memaparkan, realisasi PMDN Jatim disokong dua sektor utama. Yakni sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi yang menyumbang angka Rp18,72 triliun. Kemudian sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan kontribusi Rp3,69 triliun.

Sedangkan realisasi PMA didukung oleh sektor Industri Kimia dan Farmasi dengan capaian Rp4,26 triliun. Lalu sektor Industri Makanan yang memberikan sumbangan sebesar Rp2,4 triliun. Negara dengan kontribusi investasi tertinggi adalah Singapura dengan realisasi sebesar Rp4,03 triliun. Disusul Jepang dengan kontribusi sebesar Rp3 triliun.

“Jatim fokus pada upaya penciptaan iklim usaha yang kondusif dan kemudahan akses dalam perizinan usaha. Kami ingin investor tertarik untuk menanamkan modalnya di Jatim. Sehingga membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabupaten Pasuruan menduduki peringkat pertama realisasi investasi PMDN dengan nilai realisasi sebesar Rp2,6 triliun. Disusul Kabupaten Mojokerto Rp1,6 triliun, Kabupaten Jombang Rp1,6 triliun, Kabupaten Gresik Rp1,5 triliun dan Kabupaten Tuban Rp1,3 triliun.

Sedangkan pada kategori PMA, posisi tertinggi diraih oleh Kota Surabaya dengan capaian realisasi Rp11,5 triliun. Disusul Kabupaten Gresik Rp11,2 triliun pada peringkat kedua. Kemudian Kabupaten Sidoarjo Rp4,2 triliun, Kabupaten Pasuruan Rp3,3 triliun dan Kabupaten Probolinggo Rp3,3 triliun.

Khofifah mengatakan, Jatim akan terus menjajaki peluang-peluang investasi dari negara lain dengan terus melakukan promosi, sosialisasi perizinan dan nonperizinan serta instrumen-instrumen lainnya yang membuat investor tertarik untuk berinvestasi. “Kami optimistis pada semester ke II tahun 2020, Jatim bisa membukukan nilai investasi lebih besar lagi,”pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Berita Terkini
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Infografis
Tembus Rp25 Triliun,...
Tembus Rp25 Triliun, Berikut Daftar Bank Pemberi Utang ke Sritex
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved