Pengeroyokan Sadis Gegerkan Palembang, Pergelangan Tangan Korban Nyaris Putus Dibacok
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 21:43 WIB
loading...
Ramdhan Dwi Saputra, warga Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang, dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal hingga tangan nyaris putus. Fotio/MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Ramdhan Dwi Saputra (26), seorang pemuda warga Jalan Gubernur HA Bastari, Lorong Budi Mulia I, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan dikeroyok oleh sekelompok orang yang tak dikenal (OTD).
Akibat kejadian tersebut, Ramadhan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI lantaran mengalami luka bacok di pergelangan tangan kanan dan kiri hingga nyaris putus.
Baca juga: Geng Motor Sadis Pelaku Pengeroyokan di Palabuhanratu Ditangkap
Ari Saputra (23), teman korban menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi, Jumat (27/10/2023), sekitar pukul 01.00 WIB saat korban dan temannya yang lain sedang nongkrong di depan lorong tempat tinggal mereka.
"Kami sedang duduk di depan lorong, tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal. Mereka membawa senjata tajam pedang dan celurit, dan mereka langsung menyerang kami pak," ucap Ari saat ditemui di rumah sakit.
Ketika penyerangan terjadi, lanjut Ari, korban Ramadhan tidak dapat kabur menyelamatkan diri, sehingga dia langsung dikeroyok oleh kelompok pemuda tak dikenal tersebut.
Akibat kejadian tersebut, Ramadhan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI lantaran mengalami luka bacok di pergelangan tangan kanan dan kiri hingga nyaris putus.
Baca juga: Geng Motor Sadis Pelaku Pengeroyokan di Palabuhanratu Ditangkap
Ari Saputra (23), teman korban menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi, Jumat (27/10/2023), sekitar pukul 01.00 WIB saat korban dan temannya yang lain sedang nongkrong di depan lorong tempat tinggal mereka.
"Kami sedang duduk di depan lorong, tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal. Mereka membawa senjata tajam pedang dan celurit, dan mereka langsung menyerang kami pak," ucap Ari saat ditemui di rumah sakit.
Ketika penyerangan terjadi, lanjut Ari, korban Ramadhan tidak dapat kabur menyelamatkan diri, sehingga dia langsung dikeroyok oleh kelompok pemuda tak dikenal tersebut.
Lihat Juga :