Viral Jembatan Kaca Kampung Wisata Sungai Brantas Malang Retak, Begini Faktanya

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 13:44 WIB
loading...
Viral Jembatan Kaca...
Jembatan kaca yang membentang di Sungai Brantas antara Wisata Kampung Tridi dan Kampung Warna - Warni Malang retak. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Jembatan kaca yang membentang di Sungai Brantas antara Wisata Kampung Tridi dan Kampung Warna - Warni Malang diisukan retak. Keretakan bangunan jembatan beredar di pesan berantai dan sempat dikhawatirkan warga yang berkunjung ke wisata kampung tematik.

Pantauan SINDOnews pada Jumat (27/10/2023) keretakan terjadi di jembatan sisi utara atau sisi Wisata Kampung Tridi. Keretakan terjadi tidak terlalu parah dengan diameter keretakan panjang sekitar 15 sentimeter, dari lebar jembatan 1,25 meter.

Tetapi keretakan tidak terjadi di konstruksi dasar jembatan dan bawah jembatan. Secara konstruksi jembatan pun masih cukup kuat karena adanya baja penyangga besi bentang yang dilapis oleh baja di lapisan bawah cor-corannya.

Baca Juga: 7 Jembatan Kaca di Indonesia, Nomor 5 Pecah dan Memakan Korban

Bahkan secara keamanan jembatan masih cukup aman. Tampak beberapa wisatawan asing juga terlihat menikmati kawasan wisata kampung tematik di Kota Malang ini.

Ketua RT 3 RW 12 Ahmad Soleh menyatakan, keretakan jembatan memang telah terjadi sejak lama. Ia menduga keretakan terjadi karena adanya getaran dari jalur kereta api yang berjarak 50 meter dari jembatan kaca yang membentang di atas Sungai Brantas.

”Kena getaran kereta api kalau malam, apalagi kalau kereta Pertamina itu kan getarannya kerasa, di sini saja sampai kerasa getarannya,” ucap Soleh kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, keretakan itu masih tergolong aman karena di bawah lapisan beton cor terdapat baja besi yang menyangga jembatan. Keretakan itu hanya terjadi lantai jembatan yang dilapisi cor beton.

Baca Juga: Uji Nyali! Wisata Jembatan Kaca Pertama di Bali Sepanjang 188 Meter

“Yang kacanya nggak retak, itu nggak mungkin retak. Kalau yang cornya itu memang sudah dibetulkan tiga kali retak lagi, sudah sebulan yang lalu,” ungkapnya.

Ke depan rencananya warga dan pengelola kampung wisata bakal memperbaiki jembatan dengan kembali melakukan pengecoran di sisi utara jembatan yang retak.

Selain itu, selama ini pembatasan maksimal pengunjung yang naik ke jembatan juga dilakukan oleh pengelola kampung wisata tematik.Hal ini demi memperpanjang usia jembatan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

”Rencana mau ditambal lagi, yang retak kecil mau diganti yang baru dikerok yang agak lebar. Kalau pengunjung memang dibatasi maksimal 20 - 25 di atas, ada petugasnya yang menjaga kalau lagi ramai,” tuturnya.



Ia berharap pengamanan ini memperpanjang usia jembatan dan mengantisipasi kejadian seperti di The Geong Limpakuwus, Banyumas, yang pecah dan menewaskan satu wisatawan.

Sebagai informasi Jembatan kaca penghubung Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni diresmikan pada 9 Oktober 2017 oleh Wali Kota Malang Moch Anton.

Jembatan kaca itu memiliki panjang 20 meter yang berada di ketinggian 9,5 meter dan lebar 1,25 meter dibangun di atas Sungai Brantas yang menyambungkan dua wisata kampung tematik.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Kronologi Pengemudi...
Kronologi Pengemudi Mobil Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari
Libur Isra Mikraj, Pengunjung...
Libur Isra Mikraj, Pengunjung Ragunan Diprediksi Ramai setelah Jumatan
Wisata Guci Tegal Diterjang...
Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, BNPB Belum Terima Laporan Korban Jiwa
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Fenomena Kasus No Viral...
Fenomena Kasus No Viral No Justice Masih Sangat Dominan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved