Kronologi Penikaman Balita 2,8 Tahun di Minahasa Selatan, Pelaku dan Pacar Mabuk Miras
Senin, 23 Oktober 2023 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum pesta miras, pelaku sudah mengkomsumsi obat-obatan jenis neometor sebanyak delapan butir. Tidak lama kemudian orang tua koban, datang bersama korban. Korban kemudian digendong pacar pelaku penikaman. Tidak berselang lama, pelaku yang sudah dipengaruhi miras terlibat adu mulut dengan pacarnya.
"Pelaku saat itu marah, sehingga dalam keadaan mabuk berniat untuk menikam pacarnya. Pelaku kemudian mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik yang disimpannya di pinggang sebelah kiri, dan langsung menikam ke arah pacarnya," ujar Feri.
Namun karena pacarnya dalam posisi sedang menggendong korban, sehingga tikaman tersebut terkena dibagian tubuh korban. Bukannya berhenti, pelaku yang mengetahui bahwa tikaman tersebut tidak mengenai pacarnya, kembali menikam pacarnya. Tikaman yang kedua kalinya tersebut, justru kembali mengenai badan korban.
Baca juga: Beri Dukungan Total, Sahabat dari Madura Siap Menangkan Ganjar-Mahfud MD
Akibat terkena dua kali tikaman di bagian perut, membuat korban mengalami luka parah dan pendarahan hebat. Lambung korban juga terluka akibat penikaman tersebut. Melihat anaknya ditikam pelaku, orang tua korban bersama teman-teman pelaku yang berada di lokasi kejadian langsung menganiaya pelaku, sehingga pelaku melarikan diri ke Manado.
Korban penikaman yang saat itu sudah mengalami pendarahan, langsung dilarikan ke RSUD Prof. Kandouw, Malalayang, Kota Manado, untuk dilakukan operasi. Sayangnya, setelah dilakukan tindakan medis, nyawa korban tidak tertolong.
"Pelaku saat itu marah, sehingga dalam keadaan mabuk berniat untuk menikam pacarnya. Pelaku kemudian mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik yang disimpannya di pinggang sebelah kiri, dan langsung menikam ke arah pacarnya," ujar Feri.
Namun karena pacarnya dalam posisi sedang menggendong korban, sehingga tikaman tersebut terkena dibagian tubuh korban. Bukannya berhenti, pelaku yang mengetahui bahwa tikaman tersebut tidak mengenai pacarnya, kembali menikam pacarnya. Tikaman yang kedua kalinya tersebut, justru kembali mengenai badan korban.
Baca juga: Beri Dukungan Total, Sahabat dari Madura Siap Menangkan Ganjar-Mahfud MD
Akibat terkena dua kali tikaman di bagian perut, membuat korban mengalami luka parah dan pendarahan hebat. Lambung korban juga terluka akibat penikaman tersebut. Melihat anaknya ditikam pelaku, orang tua korban bersama teman-teman pelaku yang berada di lokasi kejadian langsung menganiaya pelaku, sehingga pelaku melarikan diri ke Manado.
Korban penikaman yang saat itu sudah mengalami pendarahan, langsung dilarikan ke RSUD Prof. Kandouw, Malalayang, Kota Manado, untuk dilakukan operasi. Sayangnya, setelah dilakukan tindakan medis, nyawa korban tidak tertolong.
Lihat Juga :