BMKG Sebut Ilmu Pranata Mangsa Sudah Tak Bisa Dipakai Rujukan Utama Petani
Kamis, 19 Oktober 2023 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
"April di atas 0,5 dan El Nino mulai melemah Bakan di bulan Mei menuju ke netral," tambahnya.
Baca juga: 9% Wilayah Indonesia Mulai Masuk Musim Hujan, Maluku dan Papua Berpotensi Banjir
Dia menambahkan curah hujan cenderung sedikit sehingga awal musim hujan umumnya mundur. Karena dampak dari Elnino ini maka awal musim mundur selama dua dasarian atau mundur 20 hari
Oleh karenanya, dia meminta kepada para petani untuk menunda musim tanam mereka. BMKG meminta petani untuk mencermati setiap himbauan yang mereka keluarkan untuk meminimalisir gagal tanam.
"Biasanya di Gunungkidul itu ada yang namanya ngawu-awu yaitu mengolah tanah kemudian menyebar benih sebaiknya ditunda dulu," ungkapnya.
Reni menambahkan, para petani sudah tidak bisa lagi menggunakan ilmu Pranata Mangsa sebagai rujukan utama untuk memulai masa tanam. Karena memang Pranta Mangsa sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi terkini
Baca juga: 9% Wilayah Indonesia Mulai Masuk Musim Hujan, Maluku dan Papua Berpotensi Banjir
Dia menambahkan curah hujan cenderung sedikit sehingga awal musim hujan umumnya mundur. Karena dampak dari Elnino ini maka awal musim mundur selama dua dasarian atau mundur 20 hari
Oleh karenanya, dia meminta kepada para petani untuk menunda musim tanam mereka. BMKG meminta petani untuk mencermati setiap himbauan yang mereka keluarkan untuk meminimalisir gagal tanam.
"Biasanya di Gunungkidul itu ada yang namanya ngawu-awu yaitu mengolah tanah kemudian menyebar benih sebaiknya ditunda dulu," ungkapnya.
Reni menambahkan, para petani sudah tidak bisa lagi menggunakan ilmu Pranata Mangsa sebagai rujukan utama untuk memulai masa tanam. Karena memang Pranta Mangsa sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi terkini
Lihat Juga :