Begini Kondisi Terkini Bocah Korban Penyiksaan Ayah Kandung dan Ibu Tiri
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 10:00 WIB
loading...
Korban D sudah membaik meski menjalani perawatan dan pengawasan khusus di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Bocah berusia 7 tahun di Malang korban penyekapan dan penyiksaan ayah kandung, serta empat anggota keluarganya mulai berangsur-angsur membaik. Korban berinisial D, saat ini tengah dirawat dan pengawasan khusus di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kompol Danang Yudanto menjelaskan, korban yang awalnya ditemukan lemas dan kurang baik langsung dievakuasi, untuk mendapat perawatan lebih lanjut di RSSA Malang.
”Sempat kondisinya memburuk, pagi ini agak membaik, saat ini masih menjalani perawatan di RSSA,” kata Danang kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).
Baca Juga: Sadis! Ini Penyiksaan Bocah di Malang, Tangan Dimasukkan Panci Panas hingga Lidah Disundut Rokok
Danang menjelaskan kondisi D mengalami luka-luka lebam di sekujur tubuhnya, beberapa bagian tangannya juga terdapat luka seperti luka bakar, yang diduga dari hasil air direbus kemudian tangannya dimasukkan ke dalamnya.
”Dokter jaga di rumah sakit mengatakan itu ada beberapa tulang retak di rusuk, dan yang bersangkutan juga sempat menggunduli kepala sang anak. Tapi kami belum menerima CT scan dan hasil visumnya,” terang mantan Kapolsek Blimbing ini.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kompol Danang Yudanto menjelaskan, korban yang awalnya ditemukan lemas dan kurang baik langsung dievakuasi, untuk mendapat perawatan lebih lanjut di RSSA Malang.
”Sempat kondisinya memburuk, pagi ini agak membaik, saat ini masih menjalani perawatan di RSSA,” kata Danang kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).
Baca Juga: Sadis! Ini Penyiksaan Bocah di Malang, Tangan Dimasukkan Panci Panas hingga Lidah Disundut Rokok
Danang menjelaskan kondisi D mengalami luka-luka lebam di sekujur tubuhnya, beberapa bagian tangannya juga terdapat luka seperti luka bakar, yang diduga dari hasil air direbus kemudian tangannya dimasukkan ke dalamnya.
”Dokter jaga di rumah sakit mengatakan itu ada beberapa tulang retak di rusuk, dan yang bersangkutan juga sempat menggunduli kepala sang anak. Tapi kami belum menerima CT scan dan hasil visumnya,” terang mantan Kapolsek Blimbing ini.
Lihat Juga :