Perbaiki Rapor Pendidikan, Pj Bupati HSU Dorong Guru Implementasikan Kurikulum Merdeka
Senin, 09 Oktober 2023 - 15:00 WIB
loading...
Pj Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan dorong para tenaga pendidik untuk implementasikan Kurikulum Merdeka. (Foto: dok Pemkab HSU)
A
A
A
AMUNTAI - Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan mendorong tenaga pendidik, khususnya guru untuk menjadi penggerak di Kabupaten HSU dalam mengambil peran untuk implementasikan Kurikulum Merdeka.
Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Guru Penggerak dalam rangka meningkatkan rapor pendidikan di Kabupaten HSU yang berlangsung di Mess Negara Dipa, Kota Amuntai pada Rabu (4/10/2023).
Zakly juga mengatakan dalam Kurikulum Merdeka, guru memiliki peran dan keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajarnya. Sehingga, proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar mengajar serta minat peserta didik.
"Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif," ucap Zakly.
Kurikulum Merdekamerupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Dimana konten pembelajaran lebih dapat dioptimalkan agar peserta didik memiliki cukup bahan dan waktu untuk mendalami konsep dan juga menguatkan tingkat kompetensi.
la berharap bahwa implementasi Kurikulum Merdeka akan membawa perubahan positif dalam pendidikan di daerah, meningkatkan kreativitas siswa, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU Jumadi menyebutkan bahwa saat ini hasil rapor pendidikan di Kabupaten HSU dari hasil asesmen nasional masih kategori sedang ke bawah.
Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Guru Penggerak dalam rangka meningkatkan rapor pendidikan di Kabupaten HSU yang berlangsung di Mess Negara Dipa, Kota Amuntai pada Rabu (4/10/2023).
Zakly juga mengatakan dalam Kurikulum Merdeka, guru memiliki peran dan keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajarnya. Sehingga, proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar mengajar serta minat peserta didik.
"Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif," ucap Zakly.
Kurikulum Merdekamerupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Dimana konten pembelajaran lebih dapat dioptimalkan agar peserta didik memiliki cukup bahan dan waktu untuk mendalami konsep dan juga menguatkan tingkat kompetensi.
la berharap bahwa implementasi Kurikulum Merdeka akan membawa perubahan positif dalam pendidikan di daerah, meningkatkan kreativitas siswa, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU Jumadi menyebutkan bahwa saat ini hasil rapor pendidikan di Kabupaten HSU dari hasil asesmen nasional masih kategori sedang ke bawah.
Lihat Juga :