Lonjakan Harga Beras Picu Kenaikan Inflasi di Sumatera Utara
Senin, 02 Oktober 2023 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
Dibandingkan dengan bulan Agustus 2023, kenaikan harganya cukup tinggi, mencapai 3,89 persen, atau naik rata-rata Rp500 per kg. Dari Januari 2023, harga beras masih berada di level harga Rp12.700 per kg. "Tentunya ini menjadi perhatian. Terkait bagaimana pasokan, dan antisipasi dampak elnino dan panen yang menurun," ungkapnya.
Baca juga: Terombang-ambing di Perairan Tagulandang, 15 ABK Berhasil Diselamatkan
Jika dilihat dari lima kota Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi beras tertinggi dari Kota Padangsidimpuan, dengan andil 0,42 persen. Kemudian Sibolga dengan andil 0,32 persen; Gunungsitoli sebesar 0,23 persen; Medan sebesar 0,16 persen, dan terkecil Pematangsiantar dengan 0,10 persen. "Inflasi yang terjadi di Sumatera Utara, lebih tinggi dari nasional yang mencatat sebesar 0,19 persen," terangnya.
Selain kenaikan harga beras, kenaikan biaya pendidikan juga berpengaruh beras terhadap inflasi Sumatera Utara pada September 2023. Kenaikan biaya pendidikan juga mendominasi dengan andil sebesar 0,11 persen. Menurutnya, kenaikan uang kuliah menjadi penyebab tingginya inflasi pendidikan di Sumatera Utara.
Baca juga: Terombang-ambing di Perairan Tagulandang, 15 ABK Berhasil Diselamatkan
Jika dilihat dari lima kota Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi beras tertinggi dari Kota Padangsidimpuan, dengan andil 0,42 persen. Kemudian Sibolga dengan andil 0,32 persen; Gunungsitoli sebesar 0,23 persen; Medan sebesar 0,16 persen, dan terkecil Pematangsiantar dengan 0,10 persen. "Inflasi yang terjadi di Sumatera Utara, lebih tinggi dari nasional yang mencatat sebesar 0,19 persen," terangnya.
Selain kenaikan harga beras, kenaikan biaya pendidikan juga berpengaruh beras terhadap inflasi Sumatera Utara pada September 2023. Kenaikan biaya pendidikan juga mendominasi dengan andil sebesar 0,11 persen. Menurutnya, kenaikan uang kuliah menjadi penyebab tingginya inflasi pendidikan di Sumatera Utara.
(eyt)
Lihat Juga :