Makassar Butuh Shelter untuk Penertiban dan Pembinaan Pak Ogah
Senin, 03 Agustus 2020 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia berpendapat pemerintah harus bisa mengkonversi persoalan tersebut menjadi solusi jitu. Misalnya, Pak Ogah bisa dibina dan digandeng pemerintah untuk menjadi juru parkir resmi di perusahaan daerah. "Ya mungkin bisa dikasih pelatihan apa di situ (shelter). Itu ranahnya dinas sosial hingga bisa saja diberdayakan jadi juru parkir," katanya.
Baca Juga: Ditertibkan, 35 Pak Ogah di Makassar Dipulangkan ke Daerah Asal
Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mengaku cukup kewalahan dalam menghadapi persoalan Pak Ogah. Salah satu penyebabnya keberadaan pengatur lalu lintas liar ini tak kunjung habis. Mereka tak pernah jera, meski operasi penertiban dimasifkan. ke jalan.
Tidak dibantahnya, selain karena tidak adanya ketegasan sanksi, baik melalui Perwali hingga Perda, salah satu pangkal masalahnya yakni tak adanya pembinaan. "Kalau misalkan ada yang ditangkap ini mau dikemanakan, dinas sosial Makassar tidak punya tempat."
"Kita juga komunikasi sama provinsi tapi provinsi bilang penampungan yang dimilikinya bukan untuk itu. Nah ini masalah perut, jadi kalau ditangkap dan dilepas lagi pasti kembali lagi mereka," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said.
Baca Juga: Ditertibkan, 35 Pak Ogah di Makassar Dipulangkan ke Daerah Asal
Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mengaku cukup kewalahan dalam menghadapi persoalan Pak Ogah. Salah satu penyebabnya keberadaan pengatur lalu lintas liar ini tak kunjung habis. Mereka tak pernah jera, meski operasi penertiban dimasifkan. ke jalan.
Tidak dibantahnya, selain karena tidak adanya ketegasan sanksi, baik melalui Perwali hingga Perda, salah satu pangkal masalahnya yakni tak adanya pembinaan. "Kalau misalkan ada yang ditangkap ini mau dikemanakan, dinas sosial Makassar tidak punya tempat."
"Kita juga komunikasi sama provinsi tapi provinsi bilang penampungan yang dimilikinya bukan untuk itu. Nah ini masalah perut, jadi kalau ditangkap dan dilepas lagi pasti kembali lagi mereka," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said.
(tri)
Lihat Juga :