Kondisi Mengerikan Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Berbeda dengan Film G30S PKI Versi Orba
Jum'at, 29 September 2023 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
“Kondisi jenazah Pahlawan Revolusi tidak mengalami perusakan atau mutilasi secara mengerikan seperti digambarkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI,” demikian dikutip dari buku Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran, Sejak Nusantara sampai Indonesia (2014).
Baca Juga: Kisah Pasukan RPKAD Evakuasi Korban G30S PKI di Lubang Buaya, Posisi Semua Jenazah Terjungkir
Jenazah para perwira tinggi diketahui dalam posisi terjungkir, yakni kepala di bawah dan kaki di atas. Secara umum kondisinya telah rusak, yakni sudah menggembung, busuk, mulai pecah-pecah serta mengeluarkan cairan.
Sesuai catatan medis, pada semua jenazah terdapat luka tembak dan beberapa luka bekas pukulan. Ada juga dua jenazah dalam keadaan saling terikat, yakni Mayjen TNI S. Parman dan Mayjen TNI Soeprapto. Semua jenazah dipastikan dalam keadaan utuh.
Tidak ada bekas penyiksaan atau perusakan macam mutilasi pada tubuh jenazah seperti yang diperlihatkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI besutan sutradara Arifin C Noer.
Mereka yang kemudian mendapat penghormatan sebagai Pahlawan Revolusi itu adalah Jenderal Ahmad Yani, Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal S. Parman, Letnan Jenderal M.T Haryono, Mayjen D.I Panjaitan, Brigjen Sutoyo, dan Kapten Pierre Tendean.
Baca Juga: Kisah Pasukan RPKAD Evakuasi Korban G30S PKI di Lubang Buaya, Posisi Semua Jenazah Terjungkir
Jenazah para perwira tinggi diketahui dalam posisi terjungkir, yakni kepala di bawah dan kaki di atas. Secara umum kondisinya telah rusak, yakni sudah menggembung, busuk, mulai pecah-pecah serta mengeluarkan cairan.
Sesuai catatan medis, pada semua jenazah terdapat luka tembak dan beberapa luka bekas pukulan. Ada juga dua jenazah dalam keadaan saling terikat, yakni Mayjen TNI S. Parman dan Mayjen TNI Soeprapto. Semua jenazah dipastikan dalam keadaan utuh.
Tidak ada bekas penyiksaan atau perusakan macam mutilasi pada tubuh jenazah seperti yang diperlihatkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI besutan sutradara Arifin C Noer.
Mereka yang kemudian mendapat penghormatan sebagai Pahlawan Revolusi itu adalah Jenderal Ahmad Yani, Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal S. Parman, Letnan Jenderal M.T Haryono, Mayjen D.I Panjaitan, Brigjen Sutoyo, dan Kapten Pierre Tendean.
Lihat Juga :