Jangan Panik! Cadangan Beras Bulog di Natuna 485 Ton, Cukup untuk 6 Bulan
Selasa, 26 September 2023 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini beras di Gudang Ranai ada 350 ton, dan di Gudang Sedanau ada 135 ton. Kalau dilihat dari jumlah penduduk, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar enam bulan ke depan," ujar Ryanel, Selasa (26/09/2023).
Ryanel mengungkapkan, Perum Bulog di Kabupaten Natuna, juga akan mendapatkan tambahan beras pada November mendatang. Tambahan beras di Gudang Ranai mencapai sebanyak 500 ton, dan di Gudang Sedanau juga mendapatkan tambahan beras 500 ton.
"Tambahan beras itu datang dari Jakarta. Meski nanti musim angin utara, tidak ada masalah, karena beras tersebut akan dikirim menggunakan kapal besar," ungkapnya. Dia juga menjelaskan, ada kenaikan harga beras Bulog karena dipengaruhi kenaikan harga beras komersil.
Baca juga: Misteri Pernikahan Politik Raden Wijaya dengan 4 Putri Cantik Raja Singasari
Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET), Bulog mematok Rp11.500 per kg. Harga tersebut naik Rp1.550 per kg dibandingkan harga sebelumnya, yakni Rp9.950 per kg. "Sekarang HET Bulog Rp11.500 per kg. Kenaikan harga itu sejak awal September kemarin," katanya.
Ryanel melanjutkan, kenaikan harga beras Bulog tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Pasalnya, harga beras Bulog lebih murah jika dibandingkan dengan beras komersil.
Ryanel mengungkapkan, Perum Bulog di Kabupaten Natuna, juga akan mendapatkan tambahan beras pada November mendatang. Tambahan beras di Gudang Ranai mencapai sebanyak 500 ton, dan di Gudang Sedanau juga mendapatkan tambahan beras 500 ton.
"Tambahan beras itu datang dari Jakarta. Meski nanti musim angin utara, tidak ada masalah, karena beras tersebut akan dikirim menggunakan kapal besar," ungkapnya. Dia juga menjelaskan, ada kenaikan harga beras Bulog karena dipengaruhi kenaikan harga beras komersil.
Baca juga: Misteri Pernikahan Politik Raden Wijaya dengan 4 Putri Cantik Raja Singasari
Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET), Bulog mematok Rp11.500 per kg. Harga tersebut naik Rp1.550 per kg dibandingkan harga sebelumnya, yakni Rp9.950 per kg. "Sekarang HET Bulog Rp11.500 per kg. Kenaikan harga itu sejak awal September kemarin," katanya.
Ryanel melanjutkan, kenaikan harga beras Bulog tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Pasalnya, harga beras Bulog lebih murah jika dibandingkan dengan beras komersil.
Lihat Juga :