Hentikan Laju Penularan Covid-19, Ampuhkah Rem Darurat Anies?

Senin, 03 Agustus 2020 - 08:36 WIB
loading...
A A A
Kondisi tersebut, menurut Syafrin, memperlihatkan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk tetap menjaga agar tidak terjadi kepadatan di perkantoran ataupun di pusat-pusat kegiatan, seolah-olah belum efektif berjalan. "Perlu dipahami juga semenjak pemberlakuan SIKM (surat izin keluar masuk) Jakarta ditiadakan pada 14 Juli lalu, instrumen pembatasan pergerakan orang di Jakarta itu otomatis tidak ada lagi," katanya.

Waspada Penumpukan

Bagaimanapun, antisipasi terhadap pemberlakuan ganjil-genap itu perlu dilakukan. Jika tidak, akan ada potensi penularan baru di transportasi publik. Dengan kembali berlakunya ganjil-genap, kemungkinan ada peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum, baik Transjakarta, MRT, KRL, maupun LRT. Potensi penumpukan penumpang terutama saat warga menunggu kendaraan di halte, stasiun, maupun terminal. Penumpukan penumpang bisa membuat physical distancing atau jaga jarak aman 1 hingga 2 meter tidak berjalan efektif.

Demikian pula di dalam transportasi umum, diperlukan penegakan aturan yang tegas, misalnya kapasitas armada tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas. Seluruh penumpang juga harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak satu hingga dua meter. (Baca juga: Masifkan Tes PCR, Pemprov DKI Temukan 432 Kasus Covid-19)

Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, memandang kebijakan ganjil-genap ini sebagai uji ketegasan Pemprov DKI . "Kita uji ketegasan Pemprov dalam mendisiplinkan protokol kesehatan di layanan transportasi publik," katanya saat dihubungi kemarin.

Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang angkutan umum. Kadishub DKI Syafrin menyebut potensi terjadinya shifting ke angkutan umum sudah diantisipasi. MRT, Transjakarta, maupun LRT dia pastikan sudah membuat langkah antisipasi.

Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo memastikan telah menambah armada sekitar 25% di 10 koridor yang bersinggungan langsung dengan jalur ganjil-genap. Ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. "Total operasional sekitar 751 armada di sepuluh koridor tersebut, dan 812 armada secara keseluruhan (13 koridor)," ungkapnya kemarin.

Antisipasi juga dilakukan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Mereka melakukan perubahan jadwal operasional. Setelah sistem ganjil-genap berlaku lagi, layanan MRT diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi, mengatakan, perubahan kebijakan jadwal operasional ini dilakukan sebagai dukungan terhadap kebijakan ganjil-genap Pemprov DKI Jakarta. “Layanan jam operasional MRT Jakarta kami perpanjang sampai pukul 22.00 WIB,” kata Muhammad Effendi melalui siaran tertulisnya, Minggu (2/8/2020). (Baca juga: Hindarilah Telanjang, Ada Malaikat yang Selalu Bersama Kita)

Selain itu, lanjut Muhammad, PT MRT juga memastikan seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan baik sehingga MRT Jakarta dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam bermobilisasi, dan pengguna dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan transportasi publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved