Langka, Kebun Binatang Bandung Perkenalkan Dua Kura-kura Ceper

Minggu, 02 Agustus 2020 - 10:23 WIB
loading...
Langka, Kebun Binatang...
Petugas Kebun Binatang Bandung perkenalan kura-kura ceper. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Kebun Binatang Bandung memperkenalkan dua kura-kura ceper bernama latin cyclemys dentata, setelah lahir pada masa pandemi, 15 Mei 2020 lalu. Kura kura ini melengkapi hewan yang nyaris punah.

Kurator Reptil Kebun Binatang Bandung Panji Ahmad Fauzan mengatakan, saat ini kura-kura ceper tersebut dalam keadaan sehat, setelah sebelumnya dilakukan perawatan. Kura-kura ini masih kategori hewan air tawar.

"Pada saat ditemukan, kami segera mengambil tindakan, untuk dirawat secara intensif. Keduanya diberi pakan mujair, kepala ayam, kangkung atau saosin," kata Panji, Minggu (2/7/2020).

Menurut dia, perawatan terhadap kura-kura perlu dilakukan agar bisa tumbuh dan selamat. Menurut dia, adanya campur tangan manusia ini agar harapan hidup kura-kura lebih tinggi.

Apalagi, untuk kura-kura ceper jumlahnya semakin sedikit. Menurut data IUCN, jumlah kura kura dewasa di dunia mendekati angka 10.000. Kendati hidup di habitat air tawar, jenis kura-kura ini mulai sulit ditemukan.

"Saat ini Kebun Binatang Bandung memiliki koleksi 17 kura-kura, dan 2 kura-kura ceper. Habitat alami kura-kura ini adalah di kolam kecil, sungai kecil dan berarus pelas. Jenis ini banyak ditemui di daerah Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali," imbuh dia. (Baca juga: Layanan Rapid Test untuk Penumpang Kereta Api Mulai Diterapkan)

Saat dewasa, kata dia, jenis kura-kura ini bisa sepanjang 25 cm. Sekali bertelur, betinanya bisa memproduksi 2-4 butir telur dengan masa inkubasi 60-75 hari. (Baca juga: Curug Bangkong Kuningan Diserbu Pengunjung Saat Libur Idul Adha)
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Infografis
Cucak Ijo Banyuwangi...
Cucak Ijo Banyuwangi Penunggu Alas Purwo yang Sangat Langka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved