Sambut 75 Tahun Kemerdekaan, Kodim 1710 Berbagai Kebahagiaan di Papua
Minggu, 02 Agustus 2020 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau hujan deras, air dari sungai meluap dan menggenangi pemukiman, sehingga warga juga kesulitan untuk mencari nafkah. Sebagian besar warga di kampung ini berprofesi sebagai nelayan lokal serta petani. Bapak Dandim kami minta maaf, inilah kondisi kampung kami saat ini," ungkap Tobias Nipayau.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada TNI karena telah memberikan bantuan sembako kepada warganya. Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat bagi warga.
Sementara itu Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi mengatakan, banjir ini bukan kali pertama saja, tetapi sudah pernah terjadi. Oleh karena itu apa yang menjadi keluhan warga akan disampaikan kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, dan wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob.
"Aspirasi bapak ibu akan kami sampaikan kepada pimpinan, dan terkait keluhan warga akan kita cari solusi agar Kampung Mioko ( Kampung Kamora ) ini tidak terkena banjir lagi," ungkapnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan pertemuan dengan warga juga, pihaknya sudah meminta warga agar pindah dan membangun pemukiman yang baru, namun warga menolak dan mereka memilih tetap bertahan di Kampung Kamora, meskipun situasi cukup memprihatinkan.
(Baca juga: Banjir Bolsel, Rumah Hanyut Menjadi 29, Rusak 64 Rumah )
Sementara itu, Pio L. Nainggolan menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala distrik dan Aparat Kampung Kamora yang telah bekerja sama demi terselenggaranya kegiatan Baksos ini, karena kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada TNI karena telah memberikan bantuan sembako kepada warganya. Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat bagi warga.
Sementara itu Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi mengatakan, banjir ini bukan kali pertama saja, tetapi sudah pernah terjadi. Oleh karena itu apa yang menjadi keluhan warga akan disampaikan kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, dan wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob.
"Aspirasi bapak ibu akan kami sampaikan kepada pimpinan, dan terkait keluhan warga akan kita cari solusi agar Kampung Mioko ( Kampung Kamora ) ini tidak terkena banjir lagi," ungkapnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan pertemuan dengan warga juga, pihaknya sudah meminta warga agar pindah dan membangun pemukiman yang baru, namun warga menolak dan mereka memilih tetap bertahan di Kampung Kamora, meskipun situasi cukup memprihatinkan.
(Baca juga: Banjir Bolsel, Rumah Hanyut Menjadi 29, Rusak 64 Rumah )
Sementara itu, Pio L. Nainggolan menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala distrik dan Aparat Kampung Kamora yang telah bekerja sama demi terselenggaranya kegiatan Baksos ini, karena kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat.
Lihat Juga :