Kebakaran di Gunung Bromo Masih Berlangsung, Pemadaman dengan Water Bombing Mulai Dilakukan
Senin, 11 September 2023 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Kapolsek Tumpang AKP Bagus Wijanarko mengungkapkan, bila kebutuhan air dari proses pemadaman api di Gunung Bromo disuplai dari wilayah Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.
"Sumber air diambilkan dari Embung Malangsuko, Desa Malangsuko," kata Bagus Wijanarko, dikonfirmasi terpisah pada Senin pagi (11/9/2023).
Menurut Bagus, helikopter sudah beroperasi sejak jam 06.00 WIB pagi dan terlihat satu kali mengambil air di Desa Malangsuko, Tumpang. "Tadi jam 06.45 pengambilan air satu kalisampai saat ini belum ambil lagi, infonya ngambil di Ranupani," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, kawasan Wisata Gunung Bromo kembali ditutup total sejak Rabu malam (7/9/2023) kemarin pukul 22.00 WIB, pasca ada kebakaran di lahan Bukit Teletubbies pada Blok Savana Bukit Watangan. Diduga kebakaran akibat adanya aktivitas wisatawan yang menyalakan flare saat foto prewedding di kawasan Bukit Teletubbies.
Kejadian ini terekam ponsel oleh warga sekitar melalui sebuah video berdurasi 41 detik. Video ini beredar viral di media sosial. Pada video tersebut tampak sejumlah laki-laki dan satu perempuan berpakaian putih, membawa peralatan untuk pemotretan.
"Sumber air diambilkan dari Embung Malangsuko, Desa Malangsuko," kata Bagus Wijanarko, dikonfirmasi terpisah pada Senin pagi (11/9/2023).
Menurut Bagus, helikopter sudah beroperasi sejak jam 06.00 WIB pagi dan terlihat satu kali mengambil air di Desa Malangsuko, Tumpang. "Tadi jam 06.45 pengambilan air satu kalisampai saat ini belum ambil lagi, infonya ngambil di Ranupani," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, kawasan Wisata Gunung Bromo kembali ditutup total sejak Rabu malam (7/9/2023) kemarin pukul 22.00 WIB, pasca ada kebakaran di lahan Bukit Teletubbies pada Blok Savana Bukit Watangan. Diduga kebakaran akibat adanya aktivitas wisatawan yang menyalakan flare saat foto prewedding di kawasan Bukit Teletubbies.
Kejadian ini terekam ponsel oleh warga sekitar melalui sebuah video berdurasi 41 detik. Video ini beredar viral di media sosial. Pada video tersebut tampak sejumlah laki-laki dan satu perempuan berpakaian putih, membawa peralatan untuk pemotretan.
Lihat Juga :