Penjabat Gubernur Sultra Paparkan 8 Program Prioritas dan PSN
Jum'at, 08 September 2023 - 23:35 WIB
loading...
Sertijab Gubernur Sultra, Ali Mazi kepada penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Konjen Pol (Purn) Andap Budhi Reviant berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Kendari. Foto/Ist
A
A
A
KENDARI - Serah terima jabatan (Sertijab) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi kepada penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Reviant berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Kendari. Andap diketahui pernah menjabat sebagai Kapolda Sultra pada tahun 2016-2028.
Andap saat Sertijab mengingatkan kembali kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait beberapa tugas-tugas yang diamanatkan diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia pada Januari tahun 2023 lalu.
Baca juga: Tinjau Penyaluran BLT, Jokowi Hadiri Gelar Kehormatan Adat Sultra
Pj Gubernur Sultra memaparkan ada 8 hal program prioritas arahan Presiden Jokowi. Pertama, mengendalikan inflasi, pemantauan langsung harga di lapangan, berhati-hati mengatur tarif PDAM, angkutan umum, dan lain-lain. Kedua, turunkan kemiskinan ekstrem sampai target 0 persen pada tahun 2024.
Ketiga fokus turunkan stunting dan selanjutnya memperhatikan investasi agar jangan ada izin yang berbulan-bulan.
"Kelima, memastikan APBD dibelanjakan untuk produk-produk buatan dalam negeri, dilanjutkan dengan kabupaten/kota harus mulai mendesain wilayahnya dengan baik sehingga memiliki diferensiasi dan memaksimalkan potensi daerah," katanya, Jumat (8/9/2023).
Andap saat Sertijab mengingatkan kembali kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait beberapa tugas-tugas yang diamanatkan diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia pada Januari tahun 2023 lalu.
Baca juga: Tinjau Penyaluran BLT, Jokowi Hadiri Gelar Kehormatan Adat Sultra
Pj Gubernur Sultra memaparkan ada 8 hal program prioritas arahan Presiden Jokowi. Pertama, mengendalikan inflasi, pemantauan langsung harga di lapangan, berhati-hati mengatur tarif PDAM, angkutan umum, dan lain-lain. Kedua, turunkan kemiskinan ekstrem sampai target 0 persen pada tahun 2024.
Ketiga fokus turunkan stunting dan selanjutnya memperhatikan investasi agar jangan ada izin yang berbulan-bulan.
"Kelima, memastikan APBD dibelanjakan untuk produk-produk buatan dalam negeri, dilanjutkan dengan kabupaten/kota harus mulai mendesain wilayahnya dengan baik sehingga memiliki diferensiasi dan memaksimalkan potensi daerah," katanya, Jumat (8/9/2023).
Lihat Juga :