Kisah Candi Brahu di Trowulan, Dipercaya Lokasi Pembakaran Jenazah Raja-Raja
Senin, 04 September 2023 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman kebudayaan.kemdikbud, Keberadaan Candi Brahu tertulis dalam catatan Wardenaar tahun 1815 saat mendapat tugas dari Raffles untuk mengadakan pencatatan peninggalan arkeologi di daerah Mojokerto. Selanjutnya Raffles dicantunkam dalam buku “History of Java” (1817).
![Kisah Candi Brahu di Trowulan, Dipercaya Lokasi Pembakaran Jenazah Raja-Raja]()
Pekerja sedang merawat Candi Brahu di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Foto/Dok.SINDOnews
Candi Brahu dipercaya merupakan candi tertua di Trowulan, berdasarkan prasasti Alasantan di sekitar lokasi. Prasasti yang dibuat pada era Raja Mpu Sindok di era Kerajaan Mataram Kuno (939 Masehi) menyebut bangunan suci Waharu atau Warahu yang selanjutnya dikenal sebagai Candi Brahu sekarang.
Baca juga: Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati
Berdasarkan gaya bangunan serta profil sisa hiasan yang berdenah lingkaran pada atap candi yang diperkirakan sebagai bentuk stupa, maka situs Candi Brahu diduga memiliki latar belakang agama Buddha.

Pekerja sedang merawat Candi Brahu di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Foto/Dok.SINDOnews
Candi Brahu dipercaya merupakan candi tertua di Trowulan, berdasarkan prasasti Alasantan di sekitar lokasi. Prasasti yang dibuat pada era Raja Mpu Sindok di era Kerajaan Mataram Kuno (939 Masehi) menyebut bangunan suci Waharu atau Warahu yang selanjutnya dikenal sebagai Candi Brahu sekarang.
Baca juga: Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati
Berdasarkan gaya bangunan serta profil sisa hiasan yang berdenah lingkaran pada atap candi yang diperkirakan sebagai bentuk stupa, maka situs Candi Brahu diduga memiliki latar belakang agama Buddha.
Lihat Juga :