Guru PAUD Meregang Nyawa Ditusuk Pensiunan TNI
Jum'at, 31 Juli 2020 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Ketika sudah sampai di tempat kejadian perkara pelaku langsung merangkul korban dan langsung menusuk bagian samping belakang tubuh korban. Korban yang sudah terluka akibat luka tusukan itu langsung tersungkur.
Saksi-saksi yang melihat kejadian itu langsung menolong korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia, Pandak, Bantul. Namun nahas nyawa korban tak tertolong saat perjalanan menuju rumah sakit.
“Alat yang digunakan pelaku saat menusuk korban berupa sebuah pisau belati dengan panjang sekitar 12 cm ditambah dengan gagang sekitar 7 cm. Untuk lebar pisau sendiri sekitar 3 cm dan bergerigi di bagian atasnya,” timpalnya.
Saat ini, kata Kasat, pelaku sudah berhasil diamankan dan berada di Polres Kulonprogo. Pemeriksaan terhadap tiga orang saksi termasuk suami korban juga masih dalam proses.
"Pihak keluarga korban hingga saat ini masih syok dan enggan untuk memberikan keterangan. Terkait dengan motif belum bisa menjelaskan dengan detail tapi sejauh ini bisa dipastikan bahwa pelaku ini memang memiliki gangguan kejiwaan. petugas masih akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa Grhasia di Yogyakarta untuk keterangan lebih lanjut,” tandasnya.
Saksi-saksi yang melihat kejadian itu langsung menolong korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia, Pandak, Bantul. Namun nahas nyawa korban tak tertolong saat perjalanan menuju rumah sakit.
“Alat yang digunakan pelaku saat menusuk korban berupa sebuah pisau belati dengan panjang sekitar 12 cm ditambah dengan gagang sekitar 7 cm. Untuk lebar pisau sendiri sekitar 3 cm dan bergerigi di bagian atasnya,” timpalnya.
Saat ini, kata Kasat, pelaku sudah berhasil diamankan dan berada di Polres Kulonprogo. Pemeriksaan terhadap tiga orang saksi termasuk suami korban juga masih dalam proses.
"Pihak keluarga korban hingga saat ini masih syok dan enggan untuk memberikan keterangan. Terkait dengan motif belum bisa menjelaskan dengan detail tapi sejauh ini bisa dipastikan bahwa pelaku ini memang memiliki gangguan kejiwaan. petugas masih akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa Grhasia di Yogyakarta untuk keterangan lebih lanjut,” tandasnya.
(sms)
Lihat Juga :