alexa snippet

Kesal Dilarang Jenguk Anak, Mahadir Bacok Kakak Ipar

Kesal Dilarang Jenguk Anak, Mahadir Bacok Kakak Ipar
Tersangka pembacokan M Mahadir Muslim (32) warga Jalan PSI Lautan, Lorong Kedukan, Kecamatan Gandus, Palembang, diamankan di Polsek Gandus, Senin (20/3/2017).Koran SINDO/Agus Rizal
A+ A-
PALEMBANG - M Mahadir Muslim (32) warga Jalan PSI Lautan, Lorong Kedukan, Kecamatan Gandus, Palembang, gelap mata membacok kakak iparnya Amik Suherdi (23), karena dilarang menjenguk anaknya yang berusia 2 tahun. Amik mengalami luka parah di sekujur tubuh dan mata kirinya buta karena dibacok.

"Aku sudah datang dengan baik-baik, tetapi kakak ipar malah menantang berkelahi. Dia mengajak berkelahi dan sempat mengeluarkan pisau, aku coba melawan. Melihat ada barang, dia langsung aku bacok beberapa kali dan setelah itu kabur ke Muba untuk bekerja," tutur Mahadir saat di Polsek Gandus, Senin (20/3/2017).

Mahardi mengaku, sebulan lalu diusir dari rumah mertua karena tidak memiliki pekerjaan. Setelah mendapatkan pekerjaan, dirinya kembali berniat untuk melihat anaknya, namun keluarga sang istri tetap melarang. "Padahal, aku baru mau melamar pekerjaan setelah aku diberhentikan bekerja. Tetapi, keluarga istri ini malah mencaci maki aku," ujarnya.

Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmat Hidayat menuturkan, peristiwa pembacokan terjadi pada Selasa (2/8/2016) lalu di Jalan PDAM Lorong Buyut, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus. Korban Amik Suherdi mengalami tujuh luka bacokan di paha kanan, kiri, kepala, dan kening sebelah kiri. “Korban mengalami kebutaan di mata sebelah kiri," ujarnya.



(wib)
loading gif
Top