Demo Penyelesaian Banjir di Kota Sorong Ricuh, 2 Polisi Terluka
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Lanjut Ary, nggota polisi yang terluka sementara divisum di klinik Polres Sorong. Kepolisian selanjutnya akan menerbitkan laporan polisi, untuk menyidik siapa pelaku yang menyebabkan kericuhan tersebut. Dalam aksi demonstrasi mahasiswa itu, mereka juga membawa sejumlah alat elektronik dan membuangnya di halaman kantor Walikota.
Menurut Koordinator aksi, Abdul Loklomin, demonstran mahasiswa ini sebagai bentuk perhatian kepada pemerintah Kota Sorong agar lebih serius dalam menyelesaikan persoalan bencana banjir yang melanda Kota Sorong. (Baca: Bertambah 1, Korban Tewas Banjir Sorong Jadi 5 Orang)
Tak hanya itu, mahasiswi juga minta kepada pemerintah agar segera turun ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan banjir, untuk segera melakukan perbaikan drainase yang buruk, penanganannya sampah, dan masalah galian C di Kota Sorong.
Mahasiswa memberikan ultimatum kepada pemerintah, agar dalam satu bulan kedepan, semua penanganan banjir harus tuntas. Jika tidak, mereka mengancam untuk menurunkan massa lebih besar dan menduduki kantor Walikota Sorong.
Menurut Koordinator aksi, Abdul Loklomin, demonstran mahasiswa ini sebagai bentuk perhatian kepada pemerintah Kota Sorong agar lebih serius dalam menyelesaikan persoalan bencana banjir yang melanda Kota Sorong. (Baca: Bertambah 1, Korban Tewas Banjir Sorong Jadi 5 Orang)
Tak hanya itu, mahasiswi juga minta kepada pemerintah agar segera turun ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan banjir, untuk segera melakukan perbaikan drainase yang buruk, penanganannya sampah, dan masalah galian C di Kota Sorong.
Mahasiswa memberikan ultimatum kepada pemerintah, agar dalam satu bulan kedepan, semua penanganan banjir harus tuntas. Jika tidak, mereka mengancam untuk menurunkan massa lebih besar dan menduduki kantor Walikota Sorong.
(don)
Lihat Juga :