alexametrics

CERITA PAGI

Karomah Kiai Haji Raden Asnawi

loading...
Karomah Kiai Haji Raden Asnawi
Kiai Haji Raden Asnawi Kudus /Ilustrasi/Ist
A+ A-
Nama Kiai Haji Raden Asnawi bagi warga Kudus sudah tak asing lagi karena merupakan salah seorang ulama panutan di daerah tersebut. Hal itu tak lepas dari sepak terjangnya ketika masih hidup. Tidak heran, jika sampai sekarang jejak keilmuannya masih terus berkembang.

KH Raden Asnawi lahir pada 1861, di Kudus, Jawa Tengah dengan nama Raden Ahmad Syamsi. Dia merupakan putra dari pasangan H Abdullah Husnin dan Raden Sarbinah.

Raden Ahmad Syamsi termasuk keturunan ke-14 dari Sunan Kudus (Raden Ja’far Shodiq) dan keturunan ke-lima dari Kiai Haji Mutamakin seorang wali di Desa Kajen, Margoyoso Pati, yang hidup pada zaman Sultan Agung Mataram.



Sang ayah Abdullah Husnin menginginkan kelak Raden Ahmad Syamsi anaknya pandai di bidang agama dan piawai dalam berdagang.

Demi keinginannya itu Abdullah Husnin mulanya mengajari anaknya sendiri. Pada 1876, orang tuanya memboyong ke Tulungagung, Jawa Timur. Husnin mengajari Syamsi berdagang saat pagi hari, dan saat sore hingga malam mengaji di Pondok Pesantren Mangunsari Tulungagung.

Sesudah mendapat asuhan dan didikan dari orang tuanya, dia kemudian mengaji di pondok pesantren Tulungagung, lalu berguru dengan Kiai H Irsyad Naib Mayong Jepara sebelum menunaikan ibadah haji.

Sewaktu umur 25 tahun dia menunaikan ibadah haji yang pertama, Setelah di Mekkah dia berguru dengan Kiai H Saleh Darat Semarang, Kiai H Mahfudz Termas dan Sayid Umar Shatha.

Sepulang dari haji pertama pada 1886, namanya diganti jadi Raden Haji Ilyas dan sepulangnya dari ibadah haji ini dia mulai mengajar dan melakukan tabligh agama.

Kira-kira umur 30 tahun beliau diajak oleh ayahnya untuk pergi haji yang kedua dengan niat untuk bermukim di tanah suci.
Di saat-saat melakukan ibadah haji, ayahnya pulang ke rahmatullah, meskipun demikian, niat bermukim tetap diteruskan selama 20 tahun.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak