Target Generasi Emas 2045, Muslimat NU Gandeng YAICI Upgrade Literasi Giji Masyarakat di Mamuju
Senin, 28 Agustus 2023 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Arif juga menyayangkan Mamuju yang memiliki hasil laut yang berlimpah namun masyarakat tidak terbiasa mengkonsumsi ikan. “Di sini memang persoalannya adalah pengetahuan masyarakat akan gizi.
Ternyata masyarakat disini tidak paham betul nilai gizi yang terkandung pada ikan, sama seperti masyarakat tidak paham bahwa kental manis tidak bisa mencukupi gizi anak karena proteinnya yang sangat rendah dan gulanya tinggi.
Karena itu, edukasi dan pendampingan untuk masyarakat perlu terus dilakukan, karena jika tidak, generasi mendatang tidak akan menjadi generasi emas, namun hanya akan menjadi ledakan penduduk,” jelas Arif Hidayat.
Berbagai langkah telah dilakukan untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045. Hal ini perlu dilakukan agar ledakan penduduk yang diprediksi akan terjadi tahun 2045 dapat menjadi generasi produktif yang dapat membangun Indonesia.
Salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan adalah meningkatkan literasi gizi masyarakat.
Hal ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang anak, terutama pada masa 1000 Hari pertama Kehidupan (HPK).
Ternyata masyarakat disini tidak paham betul nilai gizi yang terkandung pada ikan, sama seperti masyarakat tidak paham bahwa kental manis tidak bisa mencukupi gizi anak karena proteinnya yang sangat rendah dan gulanya tinggi.
Karena itu, edukasi dan pendampingan untuk masyarakat perlu terus dilakukan, karena jika tidak, generasi mendatang tidak akan menjadi generasi emas, namun hanya akan menjadi ledakan penduduk,” jelas Arif Hidayat.
Berbagai langkah telah dilakukan untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045. Hal ini perlu dilakukan agar ledakan penduduk yang diprediksi akan terjadi tahun 2045 dapat menjadi generasi produktif yang dapat membangun Indonesia.
Salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan adalah meningkatkan literasi gizi masyarakat.
Hal ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang anak, terutama pada masa 1000 Hari pertama Kehidupan (HPK).
(ams)
Lihat Juga :